DetikNews
Minggu 31 May 2015, 05:08 WIB

Laporan dari Istanbul ‎

Forum Indonesia Peduli Syam Serahkan Donasi untuk Sekolah di Suriah

M Iqbal - detikNews
Forum Indonesia Peduli Syam Serahkan Donasi untuk Sekolah di Suriah
Istanbul, - Krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah berlangsung hampir 4 tahun, menewaskan lebih dari 300 ribu warga sipil, meluluhlantakkan bangunan-bangunan akibat penindasan rezim Presiden Bashar al-Asaad, dan lebih dari 4 juta warga mengungsi ke negara tetangga.

Beberapa organisasi kemanusiaan di Indonesia yang peduli dengan krisis di Syam (Palestina, Suriah, Lebanon, Jordania), menggalang bantuan lalu mengirimkannya ke Suriah. Salah satunya dilakukan Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS).

Lembaga yang menaungi beberapa lembaga kemanusiaan di Indonesia itu, berangkat ke Turki dan menyerahkan donasi yang dihimpun dari Indonesia melalui ulama Suriah. Bantuan ditujukan untuk pembangunan sekolah yang berada di Provinsi Idlib, Suriah.

‎"Bantuan yang kami berikan untuk operasional pendidikan sekolah al-Ahbab, di sana ada lebih dari 5000 murid. ‎Ini bantuan kemanusiaan, karena bagaimanapun juga pendidikan itu asas (dasar) dari pendidikan manusia," kata Sekjen FIPS Abu Harits di Istanbul, Turki, Sabtu (30/5/2015).

Bantuan itu diserahkan dalam bentuk uang dollar agar digunakan sesuai kebutuhan melalui pimpinan yang mengelola sekolah tersebut, Syaikh Abdullah Mustafa Rahhal. Pemberian bantuan dilakukan di Turki, karena tim tidak memungkinkan masuk ke Suriah.

Abu Harits menjelaskan, bantuan yang diberikan kali ini adalah yang ketiga kalinya sejak tahun 2012, dan akan berlanjut dengan bantuan selanjutnya. Menurutnya, bantuan ini adalah salahsatu bentuk keprihatinan rakyat Indonesia atas krisis di Suriah.

‎"Pendidikan yang diterapkan al-Ahbab mencoba mengembalikan kebudayan ilmah yang pernah ada pada masa generasi terdahulu dengan pendidikan yang berasaskan al-Quran dan Sunah dan melahirkan tokoh-tokoh besar," ucap aktivis yang sudah lima kali masuk ke Suriah tersebut.

Sementara Abdullah Mustafa Rahal yang juga ulama Suriah, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepedulian rakyat Indonesia yang menurutnya punya sikap toleran, penyayang dan disiplin. Indonesia diakuinya sebagai negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia.

Sekolah atau Islamic center al-Ahbab yang dibinanya bersama ulama-ulama Suriah itu memiliki beberapa program. Program utamanya adalah penghafal al-Quran, lalu program dakwah dan kemanusiaan untuk membantu korban peperangan melawan rezim Presiden Bashar.

‎"Alhamdulillah sekolah kami sudah banyak melahirkan penghafal al-quran meski dalam situasi perang yang sulit, kekurangan logistik dan lainnya," ujar Abdullah Mustafa Rahhal yang hadir didampingi puteranya.

"Kita juga ada madrasah dengan sistem pendidikan 6 tahun untuk mempersiapkan pengajar-pengjar ilmu Syariah. Dibagi untuk laki-laki dan perempuan, kurang lebih 300 santri yang belajar (syariah) di tempat kami," imbuhnya.

Abdullah juga mengatakan, beberapa relawan Indonesia sudah mengunjungi Islamic center yang dibinanya, dan melihat aktivias bagi sekitar 5000 siswa yang berlangsung di tengah krisis kemanusiaan itu. Menurutnya, ulama perlu menyiapkan generasi dengan baik jika suatu saat perang ini usai dan melahirkan era bagi generasi baru.

"Sementara ini dalam akvitas kami masih menyewa gedung dengan sewaan setiap bulan. Kami berharap ke depan dengan bantuan umat Islam dari berbagai penjuru dunia bisa membangun sekolah permanen dan Islamic center supaya lebih besar lagi," ucap ulama yang menetap di Suriah itu.

"Kami sangat berharap suatu saat teman-teman dari Indonesia bisa mengunjungi Islamic center kami, melihat aktivitas dakwah dan kemanusian yang kami lakukan di Suriah. Anda akan melihat hasil yang kami lakukan untuk membangun manusia sebelum kami membangun gedung sebagai sumber daya insan," tegas Abdullah.

  • Forum Indonesia Peduli Syam Serahkan Donasi untuk Sekolah di Suriah
  • Forum Indonesia Peduli Syam Serahkan Donasi untuk Sekolah di Suriah
  • Forum Indonesia Peduli Syam Serahkan Donasi untuk Sekolah di Suriah

(M Iqbal/Mega Putra Ratya)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed