DetikNews
Senin 24 Juni 2013, 12:35 WIB

Napak Tilas Jakarta (20)

Kiprah Nyata MH Thamrin: Bangun Stadion VIJ hingga Kos-kosan Murah

- detikNews
Kiprah Nyata MH Thamrin: Bangun Stadion VIJ hingga Kos-kosan Murah Stadion VIJ di Petojo, tempat cikal bakal Persija (Rina Atriana/detikcom)
Jakarta - Selain menjadi politisi yang memperjuangkan kepentingan warga Betawi di Gemeenterad (Dewan Kota Batavia) dan Volksraad (Dewan Rakyat), Mohamad Hoesni Thamrin juga dikenal dermawan. Dia menyumbangkan tanah untuk dibangun stadion bola hingga membuka kos-kosan.

Pada masa penjajahan, Belanda menggolongkan warga pribumi menjadi lapisan masyarakat kelas bawah, di bawah warga Eropa atau timur asing. Mereka tak bisa mengakses fasilitas yang bisa dinikmati penjajah atau warga nonpribumi lainnya, termasuk di Batavia saat itu.

Sebagai contoh, komunitas warga Eropa memiliki lapangan sepakbola di Gambir Park Hercules Voet ball club (BVC), komunitas warga Tionghoa memiliki lapangan di Menteng yaitu Union Muke Strogh (UMS), di Petak Sinkian Tangki, Mangga Besar.

Penjaga museum Gedung Mohamad Hoesni Thamrin, Untuy, menjelaskan, hanya warga Melayu-Betawi saja yang tidak memiliki lapangan olahraga. Akhirnya dengan jiwa kedermawanannnya yang tinggi, MH Thamrin menjadikan tanahnya sebagai lapangan sepakbola untuk kaum pribumi.

\\\"Beliau orang kaya berhati dermawan, ada tanahnya yang cukup luas di Petojo. Di tanah itu kemudian dibuat lapangan olahraga khusus warga Betawi,\\\" jelas Untuy.

Akhirnya pada 1928 dibangunlah lapangan yang hingga kini diberi nama Stadion VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra). Nama Jacatra dipakai sebagai bentuk perlawanan warga pribumi terhadap pemerintah kolonial, dengan tidak memakai nama Batavia dalam perkumpulan ini. Di stadion inilah cikal bakal Persija lahir.

\\\"\\\"

Lapangan itu masih ada dan bahkan sudah beberapa kali menjalani renovasi. Lapangan tersebut terletak di Jalan Biak, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Seorang petugas keamanan stadion, Heri, mengatakan, awalnya stadion VIJ ini hanya berupa lapangan biasa. Namun pada tahun 1985 mulai dilakukan renovasi dan akhirnya dibuat tribun untuk tempat duduk penonton.

Stadion yang telah menjadi salah satu cagar budaya itu masih berdiri kokoh meskipun di sekelilingnya telah dipenuhi oleh pertokoan dan rumah penduduk.

\\\"Sekarang seringnya dipakai buat latihan bola atau tanding tim-tim lokal dekat-dekat sini, pernah juga dipakai acara keagamaan, tapi jarang,\\\" tutur Heri.

\\\"\\\"

Buka Kos Murah<\/strong>

Selain membangun lapangan bola, MH Thamrin mewujudkan kepedulian pada pendidikan putra-putri daerah. Sejak tahun 1935, sudah banyak putra-putri daerah yang memilih untuk menuntut ilmu di Jakarta. Namun, saat itu kos-kosan yang tersedia adalah milik Belanda.

Belanda mematok harga sewa yang tinggi, padahal kebanyakan pemuda-pemudi Indonesia yang \\\'hijrah\\\' ke Jakarta berkantong tipis. Saat itulah MH Thamrin terpikirkan untuk mendirikan tempat menginap yang sama dengan harga yang murah.

\\\"MH Thamrin nggak tega lihat keadaan itu, dia nggak mau keadaan itu berlangsung lama. Dia kemudian bikin tempat kos, tapi lebih sering disebut asrama,\\\" ujar penjaga museum MH Thamrin, Untuy.

Asrama yang dibangun MH Thamrin itu diberi nama Internaat Djakarta. Terdapat 40 kamar, dengan masing-masing kamar terdiri dari 2 tempat tidur untuk 4 orang dan alat penerangan. Selain itu ada juga aula besar, ruang baca, perpustakaan, ruang olahraga, hingga ruang cuci dan setrika.

\\\"Dibanding tempat lain, biaya di asrama ini jauh lebih murah. Bisa dibilang bukan usaha yang berorientasi keuntungan,\\\" tutur Untuy.

Untuy tidak menjelaskan lebih jauh mengenai berapa besaran yang harus dibayar oleh para mahasiswa jika menginap di Internaat. Saat ini, Internaat Djakarta telah berganti kepemilikan tak lagi berbentuk asrama. Hanya saja masjid yang dulu berada di samping asrama masih dipertahankan keberadaanya. Terdapat dua masjid yang dibangun oleh MH Thamrin, masing-masing terletak di Gang Mahpar dan Asem Reges, keduanya terdapat di kawasan Sawah Besar.




(nwk/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +