DetikNews
Selasa 27 November 2012, 12:10 WIB

Yudi Lesmana, Satu-satunya Peserta Kejuaraan Mengingat Dunia 2012 dari Indonesia

- detikNews
Yudi Lesmana, Satu-satunya Peserta Kejuaraan Mengingat Dunia 2012 dari Indonesia dok Twitter @yudilesmana
Jakarta - World Memory Championship alias Kejuaraan Mengingat Dunia akan diselenggarakan di London, Inggris pada tanggal 14-16 Desember 2012 mendatang. Indonesia boleh bangga karena mengirimkan wakilnya, Yudi Lesmana (24) dalam ajang itu.

\\\"Saya satu-satunya peserta dari Indonesia,\\\" ucap Yudi Lesmana ketika dihubungi detikcom, Selasa (27\/11\/2012).

Asal tahu saja, negara Asia Tenggara lainnya yang paling banyak mengirimkan peserta adalah Filipina, juga ada Singapura dan Malaysia. China menjadi negara yang mengirimkan peserta paling banyak. Total peserta dalam World Memory Championship ini adalah 101 peserta, termasuk Yudi. Kompetisi ini menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan seseorang melatih memori otaknya.

Yudi mengikuti lomba ini sejak tahun 2003 saat dia berumur 15 tahun di Kuala Lumpur. Saat itu Yudi mengetahui lomba itu dari sekolahnya di Medan, Sumatera Utara. Pria kelahiran Medan, tahun 1988 ini mendapati lembaga kursus yang melatih ingatan asal Malaysia datang ke sekolahnya menawarkan kursus melatih ingatan sekaligus mengumumkan ada kompetisi lomba ingatan dunia \\\'World Memory Championship\\\'. Yudi lantas tertarik mengikuti kursus itu.

\\\"Saya tertarik mengikuti lomba itu dan saya berhasil meraih Grand Master,\\\" tutur pria alumnus Teknik Pertambangan ITB angkatan 2006 ini.

Untuk meraih Grand Master, imbuhnya, saat itu dirinya harus mampu mengingat 1000 angka dalam 1 jam, mengingat susunan 10 paket kartu remi dalam 1 jam, dan mengingat susunan 1 paket kartu remi dalam 2 menit. Yudi mengaku senang dan bangga atas prestasi pertamanya dalam kejuaraan itu.

Kini sekitar 9 tahun berselang, Yudi ingin menguji kembali kemampuannya dalam ajang World Memory Championship itu. Persiapannya, dia berlatih sendiri selama sekitar 6 jam per hari tiap sore, selepas dirinya pulang bekerja dari perusahaan batu bara di Kalimantan Timur.

\\\"Saya mengeset ruangan, ada kartu-kartu terus diacak. Di lain waktu, saya menaruh barang apa saja di furniture-furniture di rumah. Kemudian saya ingat-ingat susunannya,\\\" jelas dia.

Dalam kejuaran di London nanti, Yudi akan mengikuti 10 kategori dalam kejuaraan itu. Berikut rincian kategori lomba yang akan diikuti Yudi:

1. Spoken number<\/em>, di mana ada audio yang mengucapkan angka, kemudian si kompetitor harus mengulanginya secara persis dan urut dengan interval 1 detik.
2. Hour card<\/em>, yaitu mengingat kartu remi yang dikocok, kemudian ditata kembali sesuai dengan contoh yang diberikan dalam waktu 1 jam.
3. Historic or future date<\/em>, yaitu mengingat tanggal dan kejadian bersejarah atau tanggal dan kejadian yang akan datang.
4. Binary numbers<\/em>, mengingat susunan angka biner (1 dan O) dalam waktu 30 menit.
5. Random works<\/em>, mengingat benda atau kata acak dalam waktu 15 mnit.
6. Abstract images<\/em>, mengingat urutan gambar abstrak dalam waktu15 menit.
7. Name and faces<\/em>, mengingat nama dan wajah dalam waktu 15 menit.
8. Hour numbers<\/em>, mengingat susunan digit angka acak dalam waktu 1 jam.
9. Speed numbers<\/em>, mengingat digit angka acak dalam 5 menit.
10. Speed cards<\/em>, mengingat susunan 1 paket kartu remi yang terdiri dari 52 kartu secepat-cepatnya.

Dari kesepuluh kategori itu, Yudi akan memfokuskan pada 4 kategori yaitu, name and faces, random works, hour cards <\/em>dan spoken number<\/em>. \\\"Saya berharap bisa mendapatkan medali dalam 4 kategori itu,\\\" kata pria yang baru mengakhiri masa lajangngnya 3 pekan lalu ini.




(nwk/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed