DetikNews
Selasa 01 November 2011, 14:23 WIB

Boediono Terharu Setiap Melepas Pengajar Muda ke Daerah

- detikNews
Boediono Terharu Setiap Melepas Pengajar Muda ke Daerah
Jakarta - Hati Wakil Presiden Boediono tersentuh saat melepas kepergian 47 pengajar muda ke sejumlah pelosok Tanah Air. Ia bahagia Indonesia masih mempunyai generasi muda yang berbakti pada bangsa.

\\\"Saya merasa ini kehormatan sekali lagi setiap kali Saudara Anies (Baswedan) meminta saya ikut melepas adik-adik untuk mengajar di pelosok-pelosok ini, hati saya kembali tersentuh,\\\" kata Boediono saat memberi sambutan di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1\/11\/2011).

Pengiriman para pengajar muda ke pelosok adalah program yang diselenggarakan oleh Gerakan Indonesia Mengajar yang digagas oleh Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan. 47 Pengajar muda ini adalah para pengajar yang masuk dalam gelombang ke III, yang akan dikirim ke pelosok nusantara di antaranya di Riau, Lampung, Kaltim, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.

Melihat semangat para pengajar muda, Wapres Boediono menjadi optimis dengan masa depan Indonesia. Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini yakin jika Indonesia masih punya banyak anak-anak muda yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa.

\\\"Indonesia itu masih punya generasi muda yang brsedia untuk dapat berbakti pada bangsanya, sesuatu yang sangat membahagiakan saya,\\\" ujar Boediono.

\\\"Kantor Wapres selalu siap Pak Anies, apa pun yang bisa dilakukan untuk membantu program yang sangat-sangat mulia ini,\\\" lanjut dia.

Boediono juga berpesan kepada para pengajar muda untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Mereka harus belajar tulus, sebagai pembelajaran mereka menjadi pemimpin ke depan.

\\\"Dan saya kira gunakanlah sebaik baiknya. Ini suatu training, gunakanlah sebaik-baiknya tapi dengan penuh ketulusan, sampaikan apa yang bisa diberikan kepada anak-anak,\\\" terangnya.

Gerakan Indonesia Mengajar berdiri pada tahun 2010. Gerakan ini digagas oleh Anies Baswedan yang didukung oleh perusahaan energi nasional Indika Energy Group. Program ini telah menjangkau 18.003 siswa yang tersebar di 117 desa di 14 kabupaten, dan 14 provinsi.

Dalam kesempatan itu, Penggagas Gerakan Indonesia Mengajar Anies Baswedan menegaskan kegiatan ini tidak ada campur tangan pemerintah.

\\\"Pemerintah hanya memberi restu dan memang sepatutnya harus begitu. Pemerintah bekerja melakukan tugasnya, dan kita membantu dengan ini,\\\" kata Anies kepada wartawan usai acara.




(gun/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed