DetikNews
Minggu 27 Juni 2010, 22:42 WIB

Kepala Balita Terjepit Stupa Candi Borobudur

- detikNews
Magelang - Kejadian menggemparkan terjadi Minggu (26\/06\/2010) di Kawasan Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kepala seorang bocah balita masuk di salah satu lubang stupa Candi Borobudur berukuran 30 x 30 centimeter. Satu dari 73 stupa candi itu berada di lantai tiga (bagian Arupadhatu), tepatnya bagian selatan candi sebelah stupa kuntho bimo.

Bocah balita itu adalah Maila (4), anak dari Tri Wahyuningsih (35) warga Dusun Ungaran RT 07\/ RW III, Desa Ketep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Malia secara tidak sengaja masuk dan terjepit ketika orang tuanya ingin merogoh patung yang ada dalam stupa.

Kepala Balai Konservasi Peningalan Candi Borobudur Marsis Sutopo menceritakan, awalnya Maila bersama rombongan keluarganya ingin menjenguk Budi Rahayu (45), guide yang juga warga sekitar candi, korban kecelakaan flying fox di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur Jumat 25 Juni lalu.

“Namun, sebelum melayat pamannya, Maila lebih dulu bersama keluarga mengendarai mobil kijang berwarna merah mampir ke kawasan wisata candi,” kata Marsis saat dikonfirmasi detikcom di sela-sela acara pemilihan duta wisata Magelang di pelataran Aksobia Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Setelah sampai di atas candi (lantai tiga), bagian Arupadhatu Tri Wahyuningish, ibu Maila ingin merogoh salah satu stupa yang di dalamnya ada patung Buddha.

“Namun, saat ibunya merogoh dan melepaskan, anaknya ikut penasaran merogoh dan tiba-tiba kepalanya masuk di lubang stupa berbentuk belah ketupat paling bawah dan tidak bisa keluar lagi,” tegas Marsis.

Akhirnya, anak itu histeris dan menangis setelah tidak berhasil mengeluarkan kepalanya dari dalam lubang stupa. Kedua orang tua korban histeris dan petugas keamanan dari PT Taman Wisata Candi Borobudur (PT TWCB) pun datang untuk memberikan pertolongan.

“Setelah selama satu jam lebih, petugas keamanan candi dan polisi berusaha melakukan pertolongan. Kepala bocah itu berhasil dikeluarkan dengan luka di bagian jidat kepala dan langsung dilarikan ke RSUD Magelang,” tegas Marsis.

Dokter piket Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muntilan, Magelang, dr Ariani Ardiarini saat ditemui detikcom menyatakan luka yang dialami oleh Maila tidak cukup serius.

“Hanya jidatnya saja yang mengalami luka lecet-lecet akibat gesekan dengan lubang stupa yang sempit sehingga butuh perawatan lebih lanjut terutama terhadap kondisi traumanya,” tegas Ariani.

Setelah dilakukan perawatan medis, akhirnya satu jam kemudian, bocah malang itu diperkenankan pulang oleh pihak rumah sakit, serta harus menjalani rawat jalan.




(lrn/lrn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed