Diduga Kehabisan Oksigen, 2 Penggali Sumur di Banyumas Tewas

- detikNews
Jumat, 13 Mar 2015 17:06 WIB
(Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas - Dua orang penggali sumur, Limin dan Kusnandar (23) meninggal akibat kehabisan oksigen saat berada di dalam sumur sedalam 11 meter. Keduanya meninggal saat menguras sumur di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2015).

"Jadi sekitar jam 9, sumur milik bu Asiati dikuras karena berpotensi mengandung nyamuk demam berdarah karena beberapa waktu lalu dia habis kena demam berdarah. Akhirnya dia minta tolong Sukur, Kusnandar dan Limin untuk menguras sumur," kata Kapolsek Ajibarang, AKP Chalid Mawardi.

Menurut dia, sumur tersebut disedot dengan menggunakan mesin disel, tapi karena selangnya terlalu pendek, akhirnya diselnya tersebut tidak bisa ditaruh diatas sumur. "Diselnya itu digantung di tengah-tengah sumur, dengan ke dalam sumur sekitar 11-12 meter," jelasnya.

Dia menjelaskan, setelah airnya sudah sedikit dan hanya tersisa lumpur, Limin kemudian turun ke sumur untuk membersihkan lumpur. Baru satu kali mengangkat lumpur, Limin sudah terlihat lemas dengan kepala yang terus menunduk.

"Limin tidak ada suaranya lagi, sudah lemes terus dilihat kepalanya sudah nunduk saja, akhirnya Kusnandar secara spontan langsung turun untuk mengevakuasi Limin," ujarnya.

Ketika Kusnandar berada di bawah, Limin kemudian diikat dengan menggunakan tali dan sarung dan ditarik oleh Sukur serta seorang warga. Tapi baru sekitar 3 meter menarik Limin, ikatan di tubuh Limin terlepas dan jatuh menimpa Kusnandar yang saat itu berada didalam sumur.

"Ikatan sarungnya lepas, jadi Limin jatuh menimpa Kusnandar yang ada dibawahnya. Akhirnya mereka pingsan dan tenggelam didalam sumur yang debit airnya terus keluar," jelasnya.

Tim SAR dari Brimob Polres Banyumas dibantu Laskar Merah Putih saat ini melakukan evakuasi kedua korban dengan menyedot seluruh air sumur dengan menggunakan disel. Sementara tim dari Labfor Polres Banyumas sudah tiba di lokasi masih menunggu hingga proses evakuasi selesai agar dapat mengecek kemungkinan adanya gas didalam sumur tersebut.

"Jadi gas tersebut diduga dari asap mesin disel yang digunakan, bisa juga gas tersebut keluar dari bawah. Ini masih diselidiki oleh Labfor Polres Banyumas," tutupnya.

Sementara keluarga korban Kusnandar, Sikin (41) mengaku pasrah ketika mendengar kabar keponakannya tersebut meninggal saat membersihkan sumur. Sikin mendengar kabar keponakannya tersebut masuk kedalam sumur sekitar pukul 10.30 WIB.

"Pas tahu kabar langsung ngecek ke lokasi, tahu-tahu sudah meninggal, saya langsung lemes," ujarnya.

(arb/try)