Aliran dana korupsi SYL diduga mengalir deras untuk keluarganya. Dipergunakan untuk membeli mobil, jatah skincare, membayar biduan, hingga membangun cafe keluarganya.

Sejak awal menjabat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) diduga memaksa pegawainya mengumpulkan uang. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan dirinya dan keluarga SYL. Jika karyawannya menolak menyerahkan ‘upeti’ diancam dimutasi atau dipecat.

Berdasarkan dakwaan dan fakta-fakta yang diungkap dalam persidangan dana itu diduga digunakan SYL untuk:

Untuk keperluan umroh SYL, keluarga, serta pejabat Kementerian Pertanian sebesar Rp 1,4 miliar.

Rp 938,9 juta untuk keperluan pribadi istri SYL, Ayunsri Harahap.

Anggaran Kementan untuk membayar biaya dokter kecantikan Indira Chunda Thita Syahrul Putri (anak SYL) dan onderdil kendaraan Kemal Redindo Syahrul Putra (anak SYL) sebesar Rp 111 juta.

Charter private jet totalnya sekitar Rp 3 miliar.

Membangun cafe untuk cucu SYL, Andi Tenri Bilang Radisyah Melati.

Rp 3 juta per hari untuk pesan makanan secara online ke rumah dinas dan laundry SYL.

Membeli mobil Toyota Innova untuk Indira Chunda Thita (anak SYL) secara cash sekitar Rp 500 juta.

Membayar cicilan mobil Alphard SYL sebesar Rp 43 juta per bulan sepanjang Maret-Desember 2021.

Uang bulanan istri SYL, Ayunsri Harahap sekitar Rp 25-30 juta per bulan.

Membayar tagihan kartu kredit SYL Rp 215 juta.

Untuk Partai NasDem Rp 40 juta.

Membayar uang entertainmet untuk biduan dangdut Nayunda Nabila Nizrinah.

Membangun cafe untuk cucu SYL, Andi Tenri Bilang Radisyah Melati.

Membeli parfum SYL Rp 5 juta.

Hadiah emas untuk kondangan Rp 7-8 juta.

Biaya pemeliharaan apartemen milik SYL Rp 300 juta.

Untuk membeli lukisan karya Sujiwo Tejo senilai Rp 200 juta menggunakan duit vendor dan eselon I di Kementan.

Tunjangan Hari Raya (THR) kepada lima pimpinan Komisi IV DPR RI dengan masing-masing besarannya mencapai Rp 100 juta.

Sebanyak Rp 16,6 miliar untuk acara keagamaan, termasuk uang kurban.

Desember 2022
Desember 2022
Aduan masuk ke KPK terkait SYL memungut uang pegawainya sampai sekitar Rp 50 miliar.
16 Januari 2023
16 Januari 2023
Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sprin.Lidik05/Lid.01.00/01/01/2023 diterbitkan oleh KPK terkait kasus korupsi SYL.
6 Juni 2023
6 Juni 2023
KPK memanggil SYL, tetapi politikus Partai NasDem itu mangkir.
13 Juni 2023
13 Juni 2023
KPK memanggil SYL untuk kedua kalinya, tetapi ia tetap tak hadir. Kemudian KPK menggelar gelar atau ekspose perkara yang hasilnya: menyepakati kasus SYL naik ke tingkat penyidikan.
16 Juni 2023
3x
16 Juni 2023
KPK memanggil SYL untuk yang ketiga kalinya. Kali ini SYL datang dan keterangannya diituangkan dalam berita acara permintaan keterangan (BAPK).
26 September 2023
26 September 2023
KPK menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sprin.Dik/121/Dik.00/01/09/2023. Dugaan SYL menyalahgunakan jabatan untuk memaksa pegawainya menyerahkan uangnya dan menggunakan dana negara semakin menguat.
28 September 2023
28 September 2023
KPK menggeledah rumah dinas SYL di Jalan Widya Chandra V Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. KPK menemukan dokumen yang dibuat oleh Visi Law Office. Isinya diduga adalah bocoran dari hasil penyelidikan KPK atas kasus hukum SYL, tetapi menyaru sebagai draft legal opinion alias pendapat hukum
1 Oktober 2023
1 Oktober 2023
SYL dianggap 'menghilang'. Harusnya, SYL telah tiba di Indonesia setelah melakukan perjalanan dinas ke Almeria, Spanyol dan Roma, Italia sejak 24 September 2023. Namun dari Presiden Jokowi, Menko Polhukam Mahfud Md, hingga Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi mengaku tak tahu keberadaan SYL. Bahkan Jokowi menjadikan Harvick sebagai Menteri Pertanian ad interim pengganti SYL.
5 Oktober 2023
5 Oktober 2023
SYL mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri pertanian. Sebelumnya, ia bertemu dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh.
6 Oktober 2023
6 Oktober 2023
SYL menuding Ketua KPK Firli Bahuri melakukan pemerasan terhadapnya. Kasus ini ditangani dan statusnya dinaikkan ke tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya. Pada hari yang sama, KPK mencekal Ayun Sri Harahap (isti SYL), Indira Chunda Thita (anak SYL), Andi Tenri Bilang Radisyah Melati (cucu SYL) agar tidak bepergian keluar negeri.
8 Oktober 2023
8 Oktober 2023
SYL sebagai tersangka, memberikan kuasa kepada pengacaranya untuk menggugat praperadilan terhadap KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
13 Oktober 2023
13 Oktober 2023
SYL ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur. SYL sempat dibantarkan selama sehari pada 7 November 2023 dan dirawat inap di RSPAD Gatot Soebroto.
14 November 2023
14 November 2023
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi dan praperadilan SYL.
28 Februari 2024
28 Februari 2024
Sidang tindak pidana korupsi SYL mulai digelar di Pengadilan Tipikor PN Jakarta. SYL didakwa melawan hukum dengan menyalahgunakan kekuasaannya, memaksa bawahannya memberikan uang untuk dirinya dengan total Rp 44,5 miliar.
Penulis:
Dieqy Hasbi Widhana
Editor:
Dieqy Hasbi Widhana
HTML5:
Dedi Arief Wibisono
***Komentar***
SHARE