Pemilu 2024 telah usai. Prabowo Subianto, capres nomor urut 2, akhirnya menang setelah menjadi kandidat pilpres sebanyak empat kali. Dia dan Gibran Rakabuming Raka, cawapres yang juga anak Presiden Jokowi, berhasil menang di 26 provinsi. Mereka meraup 58,59% atau 96.214.691 suara, melebihi angka kemenangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019.
Rival mereka, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hanya menang di dua provinsi: Aceh dan Sumatera Barat. Paslon nomor urut 1 ini mendapatkan 24,95% atau 40.971.906 suara.
Sedangkan paslon nomor urut paling buncit, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md tak menang di provinsi mana pun. Mereka hanya mendapatkan 27.040.878 atau 16,47 suara yang bahkan lebih rendah daripada jumlah kertas suara yang tidak sah dan golput. Kini tim pemenangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud tengah memproses gugatan, terkait dugaan kecurangan pilpres, ke Mahkamah Konstitusi dan terus mendorong hak angket di DPR.
Kekalahan telak Ganjar-Mahfud berbanding terbalik dengan kemenangan Pileg 2024. PDI Perjuangan, partai pengusung utama keduanya, mendapatkan suara tertinggi, yaitu 16,72% atau 25.387.279 suara. Partai berlambang banteng itu hanya mendulang kemenangan di 11 provinsi. Mereka kehilangan lumbung kemenangan di 7 provinsi dan 1.666.682 atau 2,61% suara dari Pileg 2019.
Partai Golkar menang banyak. Partai anak emas Orde Baru ini berhasil menguasai 14 provinsi, meningkat 6 wilayah dari Pileg 2019. Perolehan suara mereka meningkat 2,97% atau hampir 6 juta suara dari pileg periode sebelumnya. Sedangkan PKB berhasil merebut Jawa Timur dari PDI Perjuangan.
Pileg kali ini membuat 10 partai politik tak lolos ambang batas parlemen. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, fraksi PPP akah dihapus dari DPR sampai lima tahun ke depan. Partai berlambang Ka’bah kehilangan 444.370 atau 0,65 suara dari pileg sebelumnya.
Sedangkan untuk senator, pelawak Alfiansyah Komeng berhasil mendapatkan suara 5.399.699. Angka tersebut paling tinggi dibandingkan perolehan suara seluruh calon anggota DPD. Bahkan pendatang baru di dunia politik tersebut berhasil mengalahkan perolehan suara Ketua DPD saat ini, yaitu La Nyalla Mahmud Mattalitti yang hanya memperoleh 3.132.076 suara. Sedangkan senator dengan suara terbanyak setelah Komeng ialah Taj Yasin Maimoen. Wakil gubernur yang mendampingi Ganjar Pranowo pada tahun 2018-2023 tersebut mendapatkan 3.821.699 suara.



