Mantan Presiden AS Donald Trump menjalani sidang di pengadilan Lower Manhattan pada 5 April 2023 terkait dakwaan pembayaran uang tutup mulut kepada mantan bintang film porno. Begini suasananya. (Foto: Reuters)
Selasa, 11 April 2023Sejak Amerika Serikat berdiri 247 tahun silam, atau pada 4 Juli 1776, pertama kalinya seorang mantan presiden di negeri adidaya itu diadili di meja hijau. Dia adalah Donald John Trump, Presiden AS ke-45. Trump didakwa atas 34 kejahatan pemalsuan catatan bisnis dan suap dalam pemilihan umum di Negeri Paman Sam pada 2016.
Salah satu dari 34 dakwaan kepada mantan presiden yang berasal dari Partai Republik itu adalah membayar uang tutup mulut kepada bintang film porno Stormy Daniels. Donald Trump hadir dalam pembacaan dakwaan di Pengadilan Lower Manhattan, New York, Amerika Serikat, yang dipimpin hakim Juan Merchan dan jaksa Alvin Leonard Bragg Jr pada Selasa, 4 April 2023.
Dikutip dari The New York Times, kasus pemalsuan catatan bisnis dan suap yang dilakukan Trump diselidiki sejak lima tahun lalu, bahkan ketika dirinya masih menjabat presiden oleh Jaksa Wilayah Manhattan Cyrus R Vance Jr. Namun tiba-tiba penyelidikan ditangguhkan tanpa batas tak ditentukan.
Berkas perkara Trump kembali dibuka setelah Kepala Jaksa Wilayah Manhattan Cyrus Vance digantikan oleh Alvin L Bragg Jr pada Januari 2022. Empat bulan kemudian, Bragg mendalami beberapa kasus potensial, termasuk mempelajari berkas penyelidikan tentang harta kekayaan Trump yang sempat dipresentasikan oleh jaksa penuntut umumnya, yaitu Mark F Pomerantz dan Carey Dunne, kepada dewan juri.
Bragg saat itu masih kurang percaya terhadap temuan kedua jaksa itu, yang menyebabkan kedua jaksa kecewa dan mengundurkan diri. Hal ini memicu desakan publik kepada Kantor Kejaksaan Manhattan agar tetap melakukan penyelidikan. Akhirnya, pada Juli 2022, Bragg dibantu Kepala Investigasi Kantor Kejaksaan Manhattan Susan Hoffinger dan ajudan utama Peter Pope kembali mendalami berkas yang pernah dikumpulkan Vance dan timnya.
Jaksa andal di Biro Kejahatan Ekonomi pun ikut bergabung dengan Bragg, yaitu Catherine McCaw, Rebecca Mangold, dan Katherine Ellis. Bragg membagi tugas para jaksa dalam beberapa kelompok kecil untuk membedah satu berkas yang berbeda-beda. Di antaranya berkas laporan keuangan Trump dan berkas uang tutup mulut kepada bintang porno tersebut.

Momen Trump tiba di New York untuk menyerahkan diri, 4 April 2023
Foto: Reuters/David Dee Delgado
Pada saat yang sama, Kantor Jaksa Wilayah Manhattan juga tengah mempersiapkan persidangan lain yang berhubungan dengan Trump. Sebelum Vance meninggalkan jabatannya, ia telah mendakwa eksekutif senior Trump Organization (perusahaan milik Trump) Allen H Weisselberg atas tuduhan penipuan pajak selama bertahun-tahun. Weisselberg mengaku bersalah pada Agustus 2022.
Selain itu, tim Bragg mendapatkan bukti kuat dari saksi kunci kasus uang tutup mulut, yaitu Michael Cohen, mantan pengacara Trump. Juga kesaksian mantan penerbit The National Enquirer, David Pecker, yang menjadi perantara Cohen, pengacara Stormy Daniels, beberapa karyawan, serta ajudan kampanye Trump.
Satu-satunya kejahatan yang pernah saya lakukan adalah membela negara kita tanpa rasa takut dari orang-orang yang berupaya menghancurkannya."
Sementara itu, dikutip dari laman Manhattan.org, dalam sidang yang digelar pada Selasa, 4 April 2023, Jaksa Wilayah Manhattan mengajukan tuntutan sebanyak 34 dakwaan kepada Trump atas pemalsuan catatan bisnis untuk menyembunyikan informasi yang merugikan dan kegiatan melanggar hukum dalam Pemilu 2016.
Selama pemilu, Trump dan pihak pendukungnya menggunakan skema ‘tangkap dan bunuh’ (catch and kill) untuk mengidentifikasi, membeli, dan mengubur informasi negatif tentang dirinya agar memenangi pemilihan. Trump berusaha keras menyembunyikan aktivitas kejahatannya yang melanggar Undang-Undang Pemilu Negara Bagian dan Federal.
Menurut dokumen pengadilan, dari Agustus 2015 hingga Desember 2017, Trump mengatur skema ‘tangkap dan bunuh’ melalui serangkaian pembayaran yang kemudian disembunyikan melalui entri bisnis palsu selama berbulan-bulan. Salah satu contoh American Media Inc (AMI) milik David Pecker (pemilik tabloid The National Enquirer) telah membayar US$ 30 ribu kepada mantan penjaga pintu Trump Tower, yang mengetahui cerita tentang anak yang dimiliki Trump di luar nikah.

Stormy Daniels
Foto: Reuters/Brendan McDermid
Dalam kasus kedua, AMI membayar US$ 150 ribu kepada Karen McDougal (model majalah Playboy) yang mengaku memiliki hubungan seksual dengan Trump. Ketika itu, Trump meminta pengacaranya yang bekerja di Trump Organization (Michael Cohen) sebagai Penasihat Khusus Trump untuk mengganti uang tunai kepada AMI. Tapi penasihat hukum itu menyarankan agar pembayaran dilakukan melalui perusahaan cangkang dan bukan dengan cara tunai.
AMI akhirnya menolak menerima penggantian uang setelah berkonsultasi dengan penasihat hukum mereka. AMI lalu mengakui tindakannya itu telah melanggar hukum. Kasus ketiga, 12 hari sebelum pemilihan umum presiden, Cohen mengirimkan uang sebesar US$ 130 ribu (setara Rp 1,98 miliar saat itu) kepada seorang pengacara aktris film dewasa, Stormy Daniels.
Cohen menyarankan agar pembayaran dilakukan melalui perusahaan cangkang (shell company) yang didanai bank di Manhattan. Setelah menang sebagai presiden, Trump mengganti uang Cohen dengan 11 cek yang dibayarkan secara bertahap. Di antaranya melalui perusahaan Donald J Trump Revocable Trust di New York dan rekening bank Trump.
Dari 11 cek itu, 9 cek langsung ditandatangani Trump. Semua cek itu diproses melalui Trump Organization, yang tujuan pembayarannya dipalsukan atau disamarkan untuk pembayaran jasa hukum. Michael Cohen pun mengaku bersalah dan dijatuhi vonis hukuman 3 tahun penjara oleh Pengadilan New York pada 2018.
Selain masalah hukum pemalsuan catatan bisnis dan uang suap kepada bintang porno, Trump sebelumnya dituding menyembunyikan 15 boks berisi dokumen rahasia intelijen yang seharusnya diserahkan kepada presiden penggantinya, yaitu Joe Biden. Rumah Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, sempat digeledah oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) pada 8 Agustus 2022.
“Satu-satunya kejahatan yang pernah saya lakukan adalah membela negara kita tanpa rasa takut dari orang-orang yang berupaya menghancurkannya. Ini merupakan penghinaan bagi negara kita,” kata Trump di hadapan para pendukungnya yang berkumpul di rumahnya di Florida sehari setelah menghadiri dakwaan di pengadilan Manhattan, Rabu, 5 April 2023.
Penulis: M Rizal Maslan
Editor: Irwan Nugroho