INVESTIGASI

Teka-teki Swab
Habib Rizieq

Hasil tes COVID-19 Habib Rizieq masih menimbulkan tanda tanya. Pihak FPI bilang dia sehat-sehat saja.

Ilustrasi : Edi Wahyono

Senin, 7 Desember 2020

Sejak pulang diam-diam dari Rumah Sakit (RS) Ummi, Jalan Empang II, Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu, 28 November 2020, malam, Habib Rizieq tak pulang ke Petamburan atau Megamendung. Ia memilih tinggal di sebuah rumah di kawasan Perumahan Mutiara Sentul, Babakan Madang, Bogor.

Awalnya, kehadiran Habib Rizieq diketahui awak media setelah ada demo warga dan banyaknya karangan bunga yang dikirimkan orang ke kompleks perumahan itu. Tapi para pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) menyatakan tak ada nama Habib Rizieq sebagai warganya, Selasa, 1 Desember 2020.

detikX menyambangi perumahan yang terletak di perbatasan Kecamatan Babakan Madang dengan Cibinong itu, Kamis, 3 Desember 2020. Ternyata, Habib Rizieq tinggal di rumah putri sulung dan menantunya, Syarifah Rifaidah Shihab dan Habib Alwi bin Hasan bin Smith. Ternyata Habib tinggal di Cluster The Nature Perumahan Mutiara Sentul, Blok BE/1, RT 03 RW 07. Tepatnya di depan Masjid Raya The Nature.

Habib Rizieq
Foto: dok. detikcom


Memang, setelah beliau keluar dari RS Ummi, setelah beliau 3,5 tahun hijrah ke Mekah, beliau ingin menjenguk cucu-cucunya. Nah, karena waktunya pas dan jaraknya tidak terlalu jauh dari RS Ummi, beliau mampir ke rumah putrinya ini.”

Rumah Syarifah tampak berbeda dari umumnya bangunan di perumahan itu. Rumah yang ditempati Habib Rizieq berukuran besar berlantai dua dan mewah. Menurut seorang warga yang tak mau disebutkan namanya, rumah itu memang berada di dalam kompleks, tapi diperluas dengan membeli lahan tanah di luar kompleks sehingga menjadi besar.

“Jadi dia (menantu dan putri Habib Rizieq) beli tanah di dalam kompleks dan dia beli lagi tuh tanah warga di luar kompleks. Yang jelas, saya duluan tinggal di sini, baru setelah itu rumah itu dibangun,” ujar warga yang mengaku tak tahu persis kapan rumah Habib Alwi dan Syarifah Rufaidah itu dibangun.

Sejak rumah itu didatangi pendemo dan dikirimi karangan bunga, penjagaan satpam lingkungan Perumahan Mutiara Sentul, khususnya rumah Habib Alwi dan Syarifah Rufaidah, diperketat. Sebelumnya rumah itu selalu sepi, walau sesekali banyak tamu yang keluar-masuk rumah tersebut. “Saya pernah melihat mobil Pajero putih dengan pelat B-1-FPI keluar-masuk rumah tersebut,” ungkap warga itu lagi.

Keberadaan Habib Rizieq berada di Cluster The Nature dibenarkan Ketua RT 03 RW 07 Mutiara Sentul, Ichwan Tuankotta. Habib Rizieq, disebutkannya, berada di rumah menantu dan putrinya itu ingin melepas rindu bertemu dengan cucu kembarnya, yang lahir pada April 2020, Hasan dan Husein. Rumah itu dianggap Habib Rizieq dekat dari RS Ummi dan udaranya masih segar, sehingga cocok untuk memulihkan kondisi fisik dan kesehatannya.

“Memang, setelah beliau keluar dari RS Ummi, setelah beliau 3,5 tahun hijrah ke Mekah, beliau ingin menjenguk cucu-cucunya. Nah, karena waktunya pas dan jaraknya tidak terlalu jauh dari RS Ummi, beliau mampir ke rumah putrinya ini,” kata Ichwan, yang juga menjadi salah satu kuasa hukum Habib Rizieq, saat dihubungi 20detik, Jumat, 4 Desember 2020.

Ichwan memastikan Habib Rizieq dalam kondisi sehat. Ia menegaskan, tentunya kalau Habib Rizieq sakit, apalagi terkena COVID-19, tidak akan bercengkerama dengan cucu kembarnya itu. “Beliau sehat walafiat, alhamdulillah, tidak kurang satu apa pun. Dia bercengkerama dengan cucunya. Tentunya dia tidak akan bercengkerama kalau COVID-19. Beliau bebas dari itu. Beliau hanya ingin istirahat dan ingin memulihkan kondisi tubuhnya,” ujarnya.

Sebelumnya, memang santer kabar Habib Rizieq terpapar COVID-19 setelah beredar dokumen surat hasil tes usap (swab) dari sebuah laboratorium yang dirujuk tim dokter dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) melalui media sosial, 2 Desember 2020. Habib Rizieq memang menjalani general checkup dan pemulihan kesehatan di RS Ummi, Bogor,  sejak 25-28 November 2020. Keberadaannya di rumah sakit itu sempat membuat gaduh Pemkot Bogor dengan pihak RS Ummi dan MER-C.

Rumah anak Habib Rizieq di Bogor
Foto: Syailendra Hafiz Wiratama/detikX

Wali Kota Bogor Bima Arya merasa ‘dikibuli’ pihak rumah sakit yang tak berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Kota Bogor tentang keberadaan Habib Rizieq. Apalagi ternyata Habib Rizieq telah melakukan tes swab secara diam-diam. Buntutnya, Bima Arya, pengelola RS Ummi, pengurus MER-C, dan keluarga Habib Riziq dipanggil dan dimintai keterangan di Polres Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, mulai 30 November hingga 3 Desember 2020.

Kecurigaan Habib Rizieq terpapar COVID-19 memang cukup beralasan. Sejak kepulangannya dari Mekah, Arab Saudi, pada 10 November 2020, ia disambut ratusan ribu pendukungnya mulai dari Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, hingga kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Ia muncul dalam acara peresmian masjid Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI di Kuta, Megamendung, Bogor, pada 13 November 2020.

Malamnya, mengikuti pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Taklim dan Zikir Al Alaf, Tebet, Jakarta Selatan. Disusul melaksanakan acara pernikahan putri keempatnya Najwa Shihab dengan Irfan Alaydrus di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 15 November 2020. Ketiga acara yang menyebabkan kerumunan massa pendukung FPI inilah yang dituding melanggar aturan prokes pencegahan COVID-19.

Rupanya Habib Rizieq mempercayakan penanganan kesehatannya, termasuk tes swab, dilakukan oleh tim dokter dari MER-C. Alasannya, lembaga itu telah dipercayai oleh pihak dalam negeri dan luar negeri serta lebih independen. “Terkait kepercayaan HRS dan keluarga terhadap MER-C itu, informasi yang saya dapat, MER-C kan kita tahu sendiri kredibilitasnya dalam bantuan kemanusiaan,” kata Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar kepada detikX, Kamis, 3 Desember 2020.

Terkait viralnya surat hasil swab tes Habib Rizieq yang dinyatakan positif COVID-19 di media sosial, Aziz menegaskan surat itu palsu dan hoaks. “Saya mendapat kabar dari beberapa yang memang berkompeten bahwa yang beredar itu adalah hoaks alias tidak benar,” jawabnya. MER-C pun menegaskan, surat hasil tes swab Habib Rizieq itu hoaks. Tapi MER-C tak bisa memberi tahu apakah hasil swab yang dilakukannya positif atau negatif karena itu menjadi kewenangan dan privasi pasien.

“Saya kan juga tetap harus menjaga privasi pasien. Itu sudah menjadi tanggung jawab saya, dan itu masalah idealisme saya sebagai dokter untuk menjaga rahasia pasien sampai dia mati. Itu sumpah. Jadi nggak mungkin kita sampaikan itu,” kata Ketua Presidium MER-C dr Sarbini Abdul Murad kepada detikX, Rabu, 2 Desember 2020.

Terkait viral nama MER-C dalam surat yang viral, Sarbini hanya bilang, surat itu editan pihak tertentu yang tak bertanggung jawab. Habib Rizieq mempercayakan tes itu kepada MER-C. “Ini kan masalah kepercayaan ya, HRS percaya dengan MER-C yang swab, ‘Kok nggak sama RS Ummi?’ 'Ya terserah saya dong, saya kan mau dengan MER-C'. Begitu kurang-lebih. Jadi ya pasien bisa milih dia mau di-swab dengan siapa,” cerita Sarbini lagi.

Dr Sarbini Abdul Murad, Ketua Presidium MER-C
Foto: Syailendra Hafiz Wiratama/detikX

Tes swab Habib Rizieq dilakukan oleh dokter ahli dari MER-C di RS Ummi, Jumat, 27 November 2020 pukul 13.00 WIB. Spesimen Habib Rizieq lalu dibawa ke sebuah laboratorium untuk diuji dan hasilnya keluar pada Sabtu, 28 November 2020. Baru hari Minggu, 29 November 2020, hasilnya diserahkan langsung kepada Habib Rizieq dan keluarganya. “Habib swab mandiri. Beliau mempercayakan kepada MER-C, dilakukan di Rumah Sakit Ummi. Terus MER-C bawa ke laboratorium mitra kita. Maaf, itu tidak boleh saya sampaikan labnya,” jelas Sarbini.

Bila merujuk dari surat hasil swab Habib Rizieq yang viral di media sosial, soal waktu pengambilan tes dan hasilnya sama dengan keterangan Sarbini. Ketika ditanya bahwa dalam surat itu tes swab dilakukan oleh dr Arief Rahman, yang merupakan Presidium MER-C, Sarbini tak lugas menjawab benar atau tidaknya. “Terkait dr Arief Rahman, dia itu relawan, salah satu Presidium MER-C,” jawabnya singkat.

Yang jelas, menurut Aziz Yanuar, Habib Rizieq masih butuh istirahat untuk pemulihan kesehatan. Karena itu, ia khawatir, bila Habib Rizieq memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, yang tentunya akan dimintai keterangan sampai berjam-jam, akan mengganggu proses pemulihan kesehatannya. “Makanya saya cenderung untuk kepada pihak kepolisian bernegosiasi terkait dengan pemanggilan tempo hari yang sudah dilayangkan,” kata Aziz.

Tim kuasa hukum Habib Rizieq menyatakan masih melakukan koordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya terkait kasus kerumunan pelanggaran prokes COVID-19 itu. Sementara Polda Metro Jaya menangani kasus pelanggaran prokes COVID-19 di Petamburan, Jakarta Selatan. Polda Jawa Barat menangani kasus pelanggaran prokes di Megamendung. Rencananya Polda Jawa Barat juga akan memanggil Habib Rizieq pada Kamis, 10 Desember 2020.


Reporter: Syilendra Hafiz Wiratama
Redaktur: M. Rizal Maslan
Editor: Irwan Nugroho
Desainer: Luthfy Syahban

***Komentar***
[Widget:Baca Juga]
SHARE