Olahraga Irit di Gym Majapahit
Olahraga Irit
di 'Gym Majapahit'
Beberapa orang terlihat lalu lalang memasuki tempat gym yang tidak terlalu besar dan tidak juga terbilang sempit. Klang, klang! Suara alat gym kuno itu beradu di ruangan yang luasnya sekitar 15 meter persegi selepas jam kerja. Di tempat inilah, orang-orang menyebutnya sebagai 'Gym Majapahit'.
Yups , dari tampak luar tempat ini seperti hunian pada umumnya. Tapi, begitu memasuki ruangan, sekelompok pria bertubuh kekar tengah asyik bermain dengan peralatan gym yang sudah nampak usang dan berkarat. Itulah mengapa tempat olahraga itu disebut 'Gym Majapahit'
Warganet ramai-ramai menjuluki tempat semacam ini dengan julukan 'Gym Majapahit'. Diksi Majapahit dipilih karena penampakan tempat fitness dengan peralatan yang sudah kuno. Tapi tetap masih bisa digunakan sebagai mana mestinya.
Berada di perkampungan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Lalu lalang orang-orang berbadan kekar saling berlatih sepulang kerja di GB Fitness, sebuah gym rumahan yang terlihat cukup ramai disambangi orang-orang.
Di sana tidak ada anggota gym yang datang hanya untuk bergaya di depan kaca lalu dipamerkan di Instagram. Cukup hanya dengan membayar Rp 75 ribu per bulan atau Rp 15 ribu per kunjungan, mereka semua datang untuk tetap tampak bugar sembari membesarkan otot. Layaknya atlet binaragawan.
Mereka tidak peduli dengan penampilan. Tidak ada yang menggenakan sepatu. Telanjang kaki menjadi andalan mereka ketika berlatih beban. Tidak ada sekat kasta sosial di 'Gym Majapahit' ini. Mereka semua berasal dari lintas profesi mulai dari sekuriti, mekanik, maupun penjaga toko.
Berbeda dari gym modern pada umumnya, 'Gym Majapahit' ini tidak menyediakan fasilitas seperti loker atau kamar mandi. Pemiliknya hanya menyediakan serangkaian alat berat kuno yang jumlahnya tak seberapa. Pengguna gym harus pintar memanfaatkan alat berat untuk melatih kekuatan otot di berbagai posisi tubuh.
Meski di tengah keterbatasan, Gino dan pengguna 'Gym Majapahit' bisa memanfaatkan fasilitas dengan ala kadarnya demi meningkatkan masa otot. Bagi mereka, tak peduli alatnya usang atau tidak, konsistensi dan disiplin menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target.
Seusai berolahraga, terkadang Gino dkk tidak langsung pulang. Bersama gym buddies-nya, mereka nongkrong di warung depan gym.
Fajar sang pemilik GB Fitness mengaku perawatan alat gym biasanya dilakukan dengan memberikan pelumas serta bagian bekas keringat yang harus rutin dibersihkan dengan handuk.
Di tengah keterbatasan alat, anggota gym bisa membentuk tubuhnya dengan optimal. Tiap anggota juga saling membantu dan membagi ilmu seputar menu latihan.
Ruangan yang berkipas angin dan bercampur aroma keringat tidak membuat mereka kehilangan semangat untuk berlatih angkat beban. gym modern memang cocok bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan. Sebuah anonim mengatakan bahwa ketika mengangkat beban, otot tidak melihat merek.
gym modern menawarkan kenyamanan seperti alat angkat beban dan kardio yang lengkap dan canggih, berpendingin ruangan, lantai yang bersih, loker yang aman, minuman isotonik lengkap berjejer rapi dalam lemari pendingin, serta kamar mandi.
Anggota gym yang ada ditempat ini kerap kali mengikuti kontes binaraga, para anggotanya juga saling mendukung satu sama lain. Sebagian bekas anggota 'Gym Majapahit' ini juga sudah mendapatkan kontrak atau di-endorse klub kebugaran yang lebih besar.



