Foto: Israel masih membombardir Jalur Gaza. Anak-anak tak berdosa pun terus menjadi korban serangan tersebut (AP Photo/Abdel Kareem Hana)
Setiap detik, angka di laman Solusipeduli semakin bertambah besar. Baru tiga hari BTS Army Indonesia membuka donasi untuk membantu Palestina, namun fanbase grup band Kpop asal Korea Selatan itu sudah berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 1 miliar. Padahal, awalnya, Bunga Aprilia, pendiri BTS Army Indonesia, tidak memasang target muluk-muluk.
“Kita nggak expect sama sekali, sih. Awalnya target cuma Rp 20 juta dan kita open donasi sampai akhir bulan. Tapi, karena udah terlalu banyak (donasinya), kita takut pegang amanah segitu besarnya, ya udah kita tuntasin dulu ini,” ungkap Bunga melalui sambungan telepon kepada detikX. Penggalangan dana untuk Palestina dilakukan sejak 18 hingga 21 Oktober 2023 lalu. Total jumlah dana bantuan yang mencapai tepatnya Rp 1.020.561.414 berhasil terkumpul dari 20.364 donatur.
Fanbase BTS Army Indonesia menjalin kerja sama dengan sebuah lembaga kemanusiaan bernama Human Initiative yang sudah berdiri sejak tahun 1999 untuk mengadakan program donasi ini. Sementara laman Solusipeduli merupakan situs yang dikelola oleh manajemen Human Initiative sebagai wadah pengumpulan donasi secara online.
Konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina masih terus berlangsung hingga saat ini. Akibat serangan udara yang dilakukan Israel di seluruh Jalur Gaza, korban sipil ikut berjatuhan. Kementerian Kesehatan di Gaza pada 9 November 2023 mendata setidaknya 10.500 warga sipil Palestina meninggal dunia akibat serangan balasan Israel.
Sedangkan menurut Lembaga PBB (OCHA dan UNRWA), sebanyak 600.000 jiwa mengungsi di bagian tengah dan selatan Gaza. Laporan ini menyebutkan sekitar 300.000 orang berada di tempat penampungan darurat yang ditunjuk UNRWA, dan sisanya berada di fasilitas umum dan dengan keluarga angkat.

Laman penggalangan dana BTS Army Indonesia untuk Palestina
Foto: Screenshot
Kondisi yang memprihatinkan ini membuat para Army, sebutan untuk penggemar BTS atau Bangtan Boys, mendorong Bunga lewat Direct Message atau DM di Instagram untuk segera melakukan bantuan kemanusiaan. Begitu donasi untuk Palestina dibuka, laman itu langsung diserbu para Army. Donasi uang yang mereka berikan berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 500 ribu. Di Instagram, kelompok pecinta BTS ini memiliki pengikut sebanyak lebih dari 172 ribu orang.
“Mereka (Army) kalau soal donasi paling kenceng. Dan, dilihat dari para donator kemarin, nominalnya nggak lebih dari Rp 1 juta. Tapi kalau dikumpulin, kan, lumayan juga, ya,” ucap Bunga yang ngefans dengan BTS V alias Kim Taehyung, salah satu personil BTS.
Keikut sertaan BTS Army Indonesia dalam aksi sosial bukanlah hal baru, sejak dibentuk pada tahun 2014, fans group di bawah naungan BIG Hit Music ini kerap turun tangan membantu mereka yang membutuhkan. Berkat kekuatan para Army yang tersebar di seluruh Indonesia, bantuan bisa disalurkan tepat sasaran. Mereka sebelumnya juga menggalang dana untuk para korban tragedi sepak bola Kanjuruhan, Malang, Oktober 2022.
“Bencana alam kita tergerak aja, sih, aku yakin dengan power army membantu untuk sesama, aku dan tim aku memang utamain cepet untuk update. Kalau ada bencana alam atau isu. Karena kita nggak bisa turun langsung dibantu tim. Kita lihat dulu, kalau perlu dibantu, ya, dibantu kadang . Kita nggak bisa semua diambil share aja aku coba repost. Semua kita ajuan kita tampung. Banyak sejak kita buka-buka open donasi banyak yang 'coba dong open ini itu'. Nggak bisa ambil semua. Seberapa luas impact,” kata Bunga.
Setiap fandom Kpop memiliki tradisi dalam merayakan hari jadi grup band idola mereka atau hari ulang tahun para membernya. Seperti saat ulang tahun member BTS V, para Army mengeluarkan uang Rp 1 juta Dollar AS atau sekitar Rp 14,1 Miliar untuk memasang iklan di Burj Khalifa yang ditayangkan selama 3 menit. Ketimbang menguras kantong untuk memasang billboard ulang tahun idolnya, BTS Army Indonesia memilih syukuran dengan membantu sesama. Seperti dengan mengadakan acara berbagi di panti asuhan.
Kebiasaan berbagi para Army tak lain dan tak bukan berasal dari hobi para member BTS yang terkenal hobi beramal. Seperti Jin, salah satu member BTS sekaligus anggota UNICEF's Honor Club atau Klub Kehormatan Unicef yang telah memberi donasi lebih dari 100 juta won atau sekitar Rp 1,2 miliar. Sementara pada Hari Anak Korea Selatan 2021 lalu, J-Hope menyumbangkan 100 juta won (Rp 1 miliar) kepada anak-anak korban kekerasan di Afrika. Dia dilaporkan telah memberikan lebih dari 700 juta won ( Rp 7,5 miliar) selama tiga tahun terakhir untuk amal.
Grup band BTS sendiri dikenal sebagai salah satu grup boyband yang kerap berdonasi. Melalui kampanye Their Love Myself yang merupakan kolaborasi antara BTS, perusahaan manajemen mereka dan Komite Korea untuk UNICEF. Kolaborasi itu digunakan untuk berdonasi bagi para remaja korban kekerasan sekolah, rumah tangga, dan seksual. Hingga Agustus 2020, kampanye ini telah mengumpulkan hampir USD 2,2 juta (Rp 33 miliar). Dana ini berasal dari penjualan album, merchandise kampanye, dan donasi di seluruh dunia. Nominal donasi itu tentunya bukan angka yang sulit diraih bagi grup band sebesar BTS.

Tangis pilu orang tua di Gaza lihat anaknya jadi korban serangan Israel
Foto : P/Fatima Shbair
Putri Hanifa, salah satu anggota BTS Army Indonesia, juga ikut serta berdonasi untuk Palestina. Sudah tiga tahun Hanifa resmi menjadi pengikut garis keras BTS. Pandemi Covid-19 mengubah pandangan Putri tentang menjadi fandom boyband asal Korea Selatan ini. Di dalam grup BTS, Putri paling mengidolakan Jungkook dan Jimin.
“Awalnya sama sekali nggak suka Kpop. Tapi gara-gara Covid di rumah aja, iseng dengerin lagu-lagu mereka dan ternyata aku suka,” ucap Putri yang pada saat itu mendengarkan lagu berjudul Dynamite. Lagu perdana BTS yang seluruh liriknya dalam bahasa Inggris.
Sama seperti penggemar boyband dan girlband Kpop, Putri tak keberatan mengeluarkan uang untuk idola kesayangannya. Perempuan berusia 27 tahun ini mulai membeli berbagai merchandise yang dijual dengan harga tak murah. Putri bahkan rela mengosongkan dompet untuk membeli hadiah mahal bagi idolanya. Tapi seiring berjalannya waktu, uang itu Putri alihkan untuk melakukan donasi.
“Karena member BTS sendiri yang nganjurin kita untuk nggak kasih kado mahal ke mereka. Lebih baik beli kado untuk diri sendiri atau didonasikan untuk mereka yang membutuhkan. Di situ aku setuju banget sama mereka. Apalagi mereka (member BTS) juga senang berdonasi, kan," tutur Putri.
Selain BTS Army Indonesia, berbagai komunitas fans grup idol Kpop juga ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Berbagai fandom terlihat aktif mengumpulkan dana untuk membantu warga Palestina. Beberapa di antaranya seperti Blink (fans Blackpink), NCTzen dan Wayzenni (fans NCT dan WayV), EXO-L dan Carat (fans SEVENTEEN).
Penulis: Melisa Mailoa
Editor: Irwan Nugroho