INTERMESO

Detikcom Awards 2023

Komunikasi Efektif Kunci Kinerja Moncer Perbankan

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia berangsur-angsur tumbuh positif. Hal tersebut tak lepas dari peran perbankan yang aktif menjaga perputaran ekonomi.

Ilustrasi Foto: Gedung Pusat BRI di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta (Dok BRI)

Rabu, 4 Oktober 2023

Pascapandemi COVID-19, gejolak perekonomian menjadi pekerjaan rumah bagi hampir seluruh negara di dunia. Bukan tanpa alasan, sebab pandemi telah memporak-porandakan perekonomian hingga lumpuh atau mati suri.

Dampaknya sangat begitu dirasakan, mulai dari layoff atau pengurangan karyawan oleh banyak perusahaan secara besar-besaran, perusahaan gulung tikar, dan banyak juga perusahaan yang tak bertahan dan mau tak mau harus memutar strategi untuk mempertahankan bisnisnya.

Apalagi ditambah geopolitik di beberapa wilayah yang mempengaruhi perekonomian dunia. Kendati demikian, sejak tahun 2022, ketidakpastian ekonomi perlahan mulai membaik karena perkembangan ekonomi global dinilai menuju ke arah yang positif.

Hal ini tentunya juga berpengaruh pada pemulihan ekonomi Indonesia yang diyakini juga mampu tumbuh secara positif di tahun 2023. Salah satunya yang ditopang oleh sektor perbankan.

Pada pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan pada Februari lalu, Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan Indonesia adalah negara dengan sumber pembiayaan perbankan yang dominan. Karena itu, Non Profit Loan (NPL) yang ada di Indonesia harus diperhatikan untuk pertumbuhan perekonomian.

Sebab, pertumbuhan ekonomi akan semakin positif dan perputaran ekonomi di Indonesia menjadi lebih baik. Apalagi para pelaku pasar juga optimistis akan pertumbuhan tersebut.

Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi nasional juga didukung oleh kinerja perbankan yang tumbuh solid dan positif. Dari sisi rasio kecukupan modal (CAR) perbankan, Indonesia memiliki rasio yang sangat tinggi, sehingga berpotensi untuk ekspansi kredit terbuka.

Proyeksinya juga dinilai tumbuh positif, sehingga dinamika pertumbuhan perbankan disebut mampu menyokong perekonomian di Indonesia.

Pertumbuhan perbankan yang solid dan positif bisa dilihat dari kinerja dan capaian PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sejak berdiri hingga Indonesia dihantam pandemi, BRI selalu berusaha mempertahankan kinerjanya agar perputaran ekonomi di Indonesia tumbuh dan terjaga dengan baik.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pihaknya selalu optimistis untuk terus tumbuh positif asalkan dua hal perekonomian di Indonesia tetap terjaga. “Maka dari itu peluang untuk capital inflow. Selama Indonesia bisa mem-provide dua hal, yang pertama adalah stabilitas dan, yang kedua, adalah pertumbuhan. Investasi selalu mencari dua hal, dan yang penting adalah stabilitas dulu, keamanan,” kata Sunarso Kamis, 28 September 2023.

Ilustrasi layanan perbankan BRI.
Foto: Dok BRI

Ia pun mengatakan akan terus menaruh fokus bisnis pada segmen Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM), terutama segmen mikro dan ultra mikro. “Dengan pertumbuhan kredit kami proyeksikan mampu tumbuh di level 10-12%, didukung oleh pertumbuhan pada segmen UMKM, khususnya mikro dan ultra mikro,” imbuhnya.

Pada kuartal 1 tahun 2023, dari sisi penyaluran kredit, BRI mencatatkan pertumbuhan positif dengan total kredit pembiayaan BRI Group mencapai RP 1.180, 12 triliun. Kontribusi terbesar diketahui berasal dari segmen mikro yang tumbuh 11,18%.  "Khusus untuk segmen UMKM porsinya sudah mencapai 83,86% dari total kredit BRI atau setara dengan Rp 989,64 triliun," kata Sunarso.

Sunarso mengatakan kemampuan pihaknya dalam menyalurkan kredit juga dibarengi dengan pengelolaan manajemen risiko secara bijak dan hati-hati. BRI menilai UMKM di Indonesia sangat membutuhkan edukasi secara konsisten dan berkelanjutan, karena itu pihaknya hadir untuk terus fokus mengedukasi dan memberdayakan UMKM.

Selain itu, di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang dan dihadapi banyak rintangan, BRI juga berusaha untuk mengimplementasikan nilai penciptaan ekonomi dan social value kepada seluruh stakeholder-nya. Tujuannya adalah agar tetap konsisten menjaga fundamental kinerja agar tetap tumbuh dengan sehat, kuat, dan berkelanjutan di tengah krisis ekonomi.

Untuk hal ini, salah satunya dilakukan BRI melalui berbagai program tanggung jawab sosial  (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BRI Peduli. Program ini terus BRI lakukan dengan tujuan untuk menggerakkan roda perekonomian nasional.

BRI berpedoman pada konsep yang disebut Triple Bottom Line, yaitu Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit. Tiga konsep tersebut dipadukan dengan nilai sosial dan bisnis perusahaan BRI, yang kemudian diselaraskan dengan strategi Environment, Social & Governance (ESG) BRI.

BRI juga membawa 4 pilar utama dalam menjalankan program-program TJSLnya, yaitu Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan, dan Pilar LIngkungan serta Pilar Hukum & Tata Kelola.

Dalam upaya mendorong roda perekonomian, BRI kerap melakukan berbagai pelatihan atau kemudahan berbisnis untuk masyarakat, di antaranya dengan memberdayakan para kelompok usaha di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya dengan membantu Kelompok Usaha Losar Graha Lestari di Surabaya.

Melalui program BRI Peduli Bertani, kelompok ini mampu menjadi wadah positif untuk anggota kelompok dalam menghijaukan lingkungan di wilayah padat pemukiman dan memberikan manfaat ekonomi untuk anggotanya. Apalagi, anggota kelompok ini mayoritas adalah perempuan lanjut usia.

Hingga saat ini, BRI juga terus berupaya melakukan berbagai program untuk menggerakkan roda perekonomian. Hal itu dilakukan bukan hanya untuk membantu pemerintah dalam memulihkan perekonomian nasional, tetapi juga membantu perekonomian masyarakat.

BRI pun siap untuk selalu menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tanggung jawab sosial perusahaan melalui kampanye-kampanye sosial, berpartisipasi aktif dalam program-program keberlanjutan, dan turut berperan dalam memajukan perekonomian di Indonesia agar semakin stabil dan justru meningkat.

Capaian Kinerja Positif BRI di 2023

Tidak hanya itu, BRI pun menjadi salah satu bank yang perolehan laba bersih yang paling terbesar di industri perbankan tanah air. Ini bisa dilihat salah satunya dari capaian BRI di semester I-2023.

BRI berhasil membukukan laba senilai Rp 29,56 triliun. Angka tersebut naik 18,83% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dan jika dibandingkan laba bersih bank-bank lainnya.

Sementara itu, penyaluran kredit dari BRI berhasil tumbuh 8,8% di semester I 2023. Total kredit yang disalurkan sebesar Rp 1.202,12 triliun.Penyaluran kredit BRI di periode Januari hingga Juni 2023 ini didukung lebih besar oleh segmen UMKM yang mencapai Rp 1.015,5 triliun.

BRI juga berhasil menurun credit cost di periode ini menjadi 2,26%. Di sisi lain, NIM dari BRI mengalami penurunan jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar 8,24%. Pada separuh pertama tahun ini, NIM nya berada di level 7,85%.

Pencapaian tersebut, tentunya tidak terlepas dari strategi komunikasi perusahaan yang baik. Dalam hal ini, strategi yang dijalankan BRI dinilai mampu menunjukkan keterbukaan dan transparansi. Apalagi dua hal tersebut menjadi hal mutlak bagi perusahaan terbuka dan tercatat di pasar modal.

Tim komunikasi BRI juga dinilai telah secara konsisten memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada para pemangku kepentingan, termasuk nasabah, investor, dan masyarakat umum.

Tak hanya itu, BRI juga telah mengadopsi teknologi terbaru dan media sosial untuk meningkatkan komunikasi dengan nasabah dan masyarakat melalui kampanye-kampanye kreatif yang menjangkau audiens yang lebih luas.

Sebelumnya, pada Maret 2023, Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto juga mengatakan pola komunikasi yang efektif, terbuka, dan relevan, penting untuk terus dijaga dengan baik melalui berbagai kanal komunikasi baik di media massa, maupun media sosial.

Menurutnya, selama ini BRI juga terus membaca, menangani, dan memonitoring segala informasi yang beredar terkait informasi perusahaan.

Penyerahan penghargaan detikcom Awards 2023 oleh Direktur Bisnis PT Trans Media Digital Ina Sembiring kepada Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto
Foto: Ari Saputra/detikcom

BRI pun melakukan berbagai kampanye untuk menyampaikan nilai-nilai perseroan secara efektif. Salah satunya melalui kampanye 'Memberi Makna Indonesia' di berbagai platform media.

Belum lama, BRI juga mengajak masyarakat memerangi modus penipuan social engineering dengan kampanye #BilangAjaGak. Kampanye ini menggandeng aktor ternama Abimana Aryasatya.

Kampanye tersebut, BRI kemas dalam video bertajuk 'Bilang Aja Gak! untuk Semua Modus Penipuan' dan diunggah melalui YouTube Bank BRI. Melalui kampanye tersebut, BRI ingin mengajak pemerintah untuk selalu mawas diri akan segala modus penipuan dan mencegahnya dengan menjaga data rahasia  yang masyarakat punya dengan aman.

Aestika juga pernah mengatakan dalam proses penyampaian informasi ke masyarakat, kabar bohong atau hoax adalah satu hal yang menjadi tantangan dan tak bisa dihindari. Karena itu, untuk mengatasinya BRI memilih untuk mencari cara menghadapinya dengan baik.

“Kalau tidak benar, kita tunjukkan bahwa itu tidak benar. Intinya kita harus menjawab apa yang ada di hoax. Jawabannya harus benar dan fokus dalam menjelaskan apa yang terjadi,” katanya.

Ia turut mengatakan tim komunikasi perusahaan juga harus terus siaga untuk menyiapkan tindakan preventif, proaktif dan responsive sehingga dapat menentukan langkah prioritas ke depan dalam menangani krisis.

Lebih lanjut, BRI juga memiliki cara yang menarik untuk mengedukasi masyarakat dalam bertransaksi secara digital, di antaranya dengan menggelar BRI Pesta Rakyat Simpedes di beberapa kota di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, BRI berupaya mengedukasi bertransaksi digital menggunakan scan QRIS dalam rangkaian acaranya seperti grebek pasar. Pada kegiatan pasar, BRI pun membantu para pedagang pasar untuk menggunakan QRIS BRI untuk mempermudah transaksi dan jadi melek transaksi digital dengan mudah.

Atas hal tersebut, BRI pun diganjar penghargaan pada detikcom Awards 2023 dengan kategori bank dengan Kinerja Keuangan Terbaik dan strategi Corporate Communication Terbaik di Perbankan. Pada gelaran detikcom Awards Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto menerima langsung penghargaan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas diraihnya detikcom Awards 2023.

"Saya mewakili pak Sunarso mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah disampaikan. Mengingat ini bagian tantangan buat kami karena pada waktu kita diberikan apresiasi seperti ini adalah ujian untuk bisa membuktikan apakah benar-benar jagoan sejati," katanya dalam acara detikcom Awards 2023 di The Westin, Jakarta Selatan, Kamis (21/9/2023) lalu.

Melalui upaya komunikasi yang cermat, BRI pun dinilai berhasil membangun citra positif sebagai lembaga keuangan yang terpercaya, berintegritas, dan berkomitmen pada kepentingan nasabah dan masyarakat.


Reporter: Sukma Nur Fitriana
Editor: Irwan Nugroho
Desainer: Fuad Hasim

[Widget:Baca Juga]
SHARE