INTERMESO

Kadal dan Ular Pun Bisa Menginap di Hotel

Di Jakarta, tak banyak hotel hewan yang bersedia menerima hewan seperti ular, kura-kura, dan kadal untuk menjadi tamunya.

Foto: Dokumentasi Tetrapod Hotel

Minggu, 27 Agustus 2023

Mungkin orang akan mengira otak Surya miring sebelah, apalagi ketika melihat laki-laki itu sedang mengajak seekor hamster berbicara layaknya manusia. Mulut surya tetap menyerocos meski sang hamster tak paham kalimat yang ia ucapkan. Kelakuan ‘gila’ Surya dilakukan bukan tanpa sebab. Seorang pelanggan miliknya mengajukan sebuah permintaan khusus kepada dirinya.

“Padahal ini hanya hamster. Jadi dia (pemilik hamster) minta peliharaannya diajak bermain, minta diajak ngobrol. Saya sampai kaget juga, ya, dengarnya ha-ha-ha,” ucap Surya, pemilik Tetra Pod Hotel, sambil tertawa geli saat mendengar permintaan aneh pelanggannya.

Di Tetrapod Hotel yang berada di Kawasan Jalan Pangeran Jayakarta, ruko milik Surya sudah seperti kebun binatang saja. Berbagai jenis hewan berkumpul di sini. Aneka hewan reptile, mamalia, ikan hingga amfibi, semua ada di sini. Tetrapod Hotel sengaja Surya dirikan sebagai tempat menginap bagi para hewan selama ditinggal pemiliknya.

“Yang paling aneh sampai udang hias, kodok, salamander juga kita pernah terima,” katanya saat dihubungi detikX. Surya juga memiliki usaha serupa di daerah Meruya, Jakarta Barat. Tempat itu ia khususkan untuk menerima tamu hewan reptil.

Tetrapod Hotel Surya dirikan di tahun 2018 untuk menjawab kebutuhan pemilik hewan peliharaan terutama reptil. Di Jakarta, tak banyak hotel yang bersedia menerima hewan seperti ular, kura-kura, dan kadal untuk menjadi tamunya. Sedangkan di Tetrapod Hotel, hewan-hewan ini bisa menginap dengan fasilitas layaknya hotel.

Kura-kura yang diinapkan di Tetrapod Hotel
Foto: Dokumentasi Tetrapod Hotel

Ukuran ‘kamar’ yang disediakan Tetrapod amat beragam bentuk dan luasnya, tergantung dari jenis hewan. Khusus untuk kura-kura, Surya juga menyediakan kandang di luar ruangan supaya hewan bisa berjemur di bawah sinar matahari. Alas kandangnya memakai coco husk yang akan diganti secara berkala. Petugas di Tetrapod Hotel juga turut memenuhi kebutuhan mereka untuk berendam, di dalam air. Setiap fasilitas hewan juga dikostumisasi sesuai kebutuhan masing-masing,

“Kita tanya semua kebiasaannya. Kayak ruangannya gimana, suhunya berapa untuk kelembapannya, makanannya dan lain-lainnya kita tanyakan semua,” tutur Surya.

Ia juga menyediakan kamar berukuran besar untuk iguana berukuran dua meter atau kura-kura berukuran 80 cm. Setiap kamar dilengkapi dengan lampu UVA dan UVB yang berfungsi sebagai penghangat sekaligus pengganti sinar matahari. “Kalau reptile itu kita kasih kandang, makanan. Pagi-pagi kita jemurin karena reptile kan harus dijemur, direndam. Kalo untuk seperti anjing dibawa jalan, diajak main, ada waktu dilepasnya sama kayak kucing,” imbuh Surya.

Bagi pemilik hewan yang berhalangan hadir untuk menitipkan hewannya langsung ke lokasi, Tetrapod Hotel juga menyediakan jasa antar jemput. Biaya penjemputan akan disesuaikan dengan wilayah calon tamu. Meski sebagian besar calon pelanggan Tetrapod Hotel berasal dari wilayah Jabodetabek, Surya juga kerap menerima tamu dari luar daerah.

Anjing-anjing yang diinapkan pemiliknya di Tetrapod Hotel
Foto: Tetrapod Hotel

Saban hari Surya pernah menjemput seekor kura-kura yang baru saja melakukan perjalanan darat menggunakan kereta api dari Solo menuju Jakarta. Pemilik kura-kura ini mempercayakan hewan peliharaannya untuk menginap di Tetrapod.

“Pernah juga dari Semarang itu mereka kirim via kereta api. Jadi kita jemput di stasiun, nanti kita kirim balik. Dia mau liburan dan di kota dia belum ada penitipan seperti itu,” terang Surya.

Lamanya menginap para tamu di Tetrapod Hotel amat bervariasi. Biasanya mereka menginap dalam jangka waktu harian hingga berminggu-minggu. Namun, ada pula pemilik hewan yang menginapkan mereka sampai berbulan-bulan.

“Waktu itu anjing dititipkan sampai 3-4 bulan karena rumah pemiliknya renovasi. Jadi dia pemiliknya ke apartemen, anjingnya dititipkan. Kalo yang kura-kura, pemiliknya lagi sekolah di luar negeri dan orang rumahnya nggak bisa urus,” katanya.


Reporter: Rahmat Khairurizqi
Redaktur: Melisa Mailoa 
Editor: Irwan Nugroho

***Komentar***
[Widget:Baca Juga]
SHARE