Foto: Kamar-kamar untuk anjing di Pawradise Dog Hotel, Sentul (Chelsea Olivia Daffa/detikcom)
Sabtu, 26 Agustus 2023Dua ekor anjing lucu menyambut kedatangan detikX di Pawradise Dog Hotel, Sentul, Jawa Barat, Rabu 23 Agustus 2023. Luna, seekor Giant Poddle berwarna hitam terlihat begitu antusias menyambut kehadiran kami. Anjing berusia 8 bulan ini datang menghampiri seolah ingin mengajak bermain. Sementara Yuki, anjing ras Giant Alaskan Malamute berusia empat bulan, tampak agak malu-malu. Ketimbang Luna, Yuki, yang dalam bahasa Jepang berarti salju, ini, memang lebih kalem.
Mereka berdua merupakan tuan rumah dari Pawradise Dog Hotel. Luna dan Yuki ditugaskan untuk menjamu setiap tamu yang datang dan menginap di sini. Tamu yang dimaksud tentunya bukan manusia, melainkan anjing. Sebagai pemilik bisnis penginapan anjing ini, Ramos Sihombing menyadari betapa royalnya para pemilik anabul alias anak bulu. Mereka tak segan mengeluarkan uang asalkan dapat membahagiakan hewan kesayangan.
Penginapan khusus untuk hewan ini merupakan salah satu cara mereka memanjakan hewan berkaki empat itu. Di Pawradise Dog Hotel, Ramos tak mau tanggung-tanggung. Ia membuat penginapan khusus anjing di Kawasan Sentul dengan fasilitas premium. Meski penginapan hewan belum memiliki klasifikasi berdasarkan bintang, Ramos berupaya memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk para tamunya.
“Kalau hotel manusia ada bintangnya, bintang 3, bintang 5 .Nah, tamu yang datang ke sini pada bilang, kalau diamati penginapan kita kayak hotel bintang 5, lah. Mereka bilang kalau di sini mewah,” kata Ramos yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT CIFA Indonesia, sebuah perusahaan pertenakan sapi perah.

Dua ekor anjing sedang menginap di hotel khusus anjing, Pawradise Dog Hotel, Sentul
Foto: Chelsea Olivia Daffa/detikcom
Saat detikX berkunjung ke sana, hotel khusus anjing ini memang nampak berbeda dari tempat penitipan hewan biasa. Ruko dua lantai disulap bak hotel untuk manusia, namun fasilitasnya menyesuaikan untuk keperluan hewan. Seluruh area sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan dan alat penyaring udara khusus hewan. Lantai satu merupakan area lobby hotel sekaligus playground. Sementara di belakang ada area khusus untuk perawatan atau grooming hewan.
Bagian paling menarik berada di lantai dua. Di sini lah letak ‘kamar-kamar’ itu berada. Tidak ada kandang berjeruji besi. Justru bentuk kamar para anjing ini sungguh menarik dan estetik, sekilas mirip seperti kapsul hotel. Permainan palet warna kuning dan hijau yang cerah serta elemen kayu memberikan kesan nyaman.
Ada yang nitip di sini sekedar mau main-main aja. Soalnya kalau di sini anjingnya happy. Yang biasanya galak di rumah, tapi pas di sini malah jadi nurut."
Setiap anjing dapat memilih kamar pribadinya masing-masing. Pawradise Dog Hotel menyediakan tiga tipe kamar. “Kami punya tiga jenis kamar. Pertama, ada Standart Room, lalu Suite Room dan Deluxe Room. Perbedaannya di ukuran kamar. Ada juga kamar yang bisa muat untuk dua anjing,” ucap Ramos. Harga inap per malam mulai dari Rp 125 sampai 395 ribu, di dalamnya termasuk makan dua kali sehari.
Setiap kamar dilengkapi dengan lampu bernuansa hangat, sebuah kasur dan underpad atau alas untuk menyerap pipis anjing. Sementara pintu kamar sengaja dibuat dari kaca untuk mempermudah penjaga mengawasi anjing. Kamar-kamar ini kebanyakan hanya digunakan untuk tidur. Sementara sepanjang hari, mereka dibebaskan untuk bersosialisasi dan bermain di area hotel. Penginapan anjing ini juga dilengkapi alat dan fasilitas untuk bermain seperti seluncuran berbentuk spiral yang ada di pojok ruangan.
“Kami benar-benar merawat hewan peliharaannya. Jadi nggak cuma dititip terus dikasih makan, udah selesai. Setiap pagi dan sore biasanya kita bawa mereka keluar untuk jalan-jalan di sekitar hotel. Tentunya dengan persetujuan dari owner juga,” kata Kasimin, salah satu penjaga yang sedang bertugas. Sebelum memulai bekerja, Kasimin sudah mendapatkan pelatihan cara merawat anjing.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan tamu yang menginap, setiap hari tiga orang penjaga, termasuk Kasimin, diwajibkan untuk berada di hotel selama 24 jam secara bergantian. Jika ada tamu yang menginap, Ia dan pekerja lain bertugas untuk menemani, mengawasi, dan mengajak mereka bermain. Supaya para tamunya itu cepat kerasan, Kasimin mencurahkan cinta dan perhatian kepada mereka. Ia tak sungkan ketika ada tamu yang meminta ditemani saat tidur.
“Malah kemarin kita yang unik, ya. Ada anjing masih usia 2 bulan, masih baby banget nginep di sini. Itu seharian benar-benar kita timang terus, nggak kita lepas. Pas tidur juga sambil saya timang di tangan, saya sambil duduk nyenderan,” katanya. Mereka juga rutin memberikan update kepada pemiliknya melalui foto atau video call. Pelayanan semacam ini membuat pemilik anjing yakin bahwa hewan kesayangannya telah menerima pengalaman terbaik.
Pengalaman yang diterima para tamu imut ini dipersonalisasikan sesuai kebutuhan mereka masing-masing. “Kalau udah sampai sini, tuh, owner-nya suka kasih notes. Isinya kebiasaan anjing-anjing mereka gitu kalau di rumah. Kalau dititipin di sini, ya, kita ikutin. Untuk makan juga kita sesuaikan. Kalau owner mau bawa makanan sendiri dari rumah juga bisa,” tutur Ramos.
Meski hotel hewan ini belum berusia tiga bulan, peminatnya cukup signifikan. Pengguna layanan hotel hewan berfasilitas premium ini biasanya adalah pemilik anjing yang memiliki gaya hidup sibuk dan sering bepergian. Hotel hewan ini juga ideal bagi pemilik hewan peliharaan yang ingin berlibur tapi tidak tega meninggalkan hewan kesayangannya di rumah tanpa pengawasan. Atau bagi pemilik hewan yang sekedar ingin memanjakan mereka.
“Ada yang nitip di sini sekadar mau main-main aja. Soalnya kalau di sini anjingnya happy. Yang biasanya galak di rumah, tapi pas di sini malah jadi nurut,” ucap Ramos.

Anjing yang sedang menginap di hotel juga mendapatkan perawatan
Foto: Chelsea Olivia Daffa/detikcom
Bella Anastasia merupakan salah satu pemilik anjing yang belakangan ini kerap menggunakan layanan tempat penginapan khusus hewan. Saat pertama kali mengadopsi anjing Cihuahua, Bella sempat kebingungan. Anjing bernama Chiko ini merupakan anjing yang bersemangat, berani dan lincah. Sementara perempuan yang berkarir sebagai make up artist ini kerap tak memiliki banyak waktu untuk mengajak Chiko bermain. Ditambah lagi lingkungan tempat tinggalnya berada di sebuah apartemen. Chiko tidak memiliki tempat untuk bermain. Alhasil, perabot rumah Bella kerap jadi sasaran.
“Aku kasihan sama dia, soalnya di rumah aku nggak ada area yang luas buat dia untuk bebas bermain. Mungkin anjing saya bawaannya stres terus, karena di apartemen kurang bersosialisasi sama anjing lain,” katanya. Bella masih ingat saat pertama kali anjingnya tak sengaja berpapasan dengan anjing lain, Chiko menjadi sangat agresif.
Sampai suatu ketika, kerabatnya memberi saran untuk membiarkan Chiko pergi berlibur dengan menginap di hotel khusus anjing. Meski awalnya Bella khawatir meninggalkan Chiko yang sudah berusia satu tahun, namun lama-lama Bella dan Chiko menjadi ketagihan. Chiko bisa bersosialisasi dengan anjing lain. Ia pun dapat mengeluarkan energi berlebih dan tetap aktif. Hasilnya, di tempat tinggalnya, Chiko menjadi lebih anteng dan kalem. Bella juga dapat beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir harus meninggalkan hewan kesayangannya untuk bekerja.
“Sekarang aku juga pakai layanan day care. Aku biarin si Chiko main seharian di sana, nanti pas pulang kerja baru aku jemput,” ujar Bella.
Reporter: Rahmat Khairurizqi
Redakur: Melisa Mailoa
Editor: Irwan Nugroho