INTERMESO

Hampers Bakso Sedandang-dandangnya

“Banyak yang nanya ini dandangnya ukuran berapa, soalnya kebayang ukuran dandang tukang bakso kan gede banget.”

Ilustrasi: Edi Wahyono

Sabtu, 08 Mei 2021

Berkirim parsel atau hampers sudah menjadi tradisi untuk menjalin silaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Meski masih merayakan bulan suci di tengah pandemi COVID-19, penjual parsel atau hampers lebaran tetap kebanjiran order. Cassanda Sarah Tamara pun tak ingin melewatkan kesempatan mendulang rezeki dari berjualan hampers. Tahun ini ia menjadi pedagang hampers dadakan.

Umumnya parsel disajikan dalam bentuk bingkisan beralaskan keranjang anyaman bambu yang dibungkus plastik transparan. Isinya pun beraneka ragam, mulai dari kue kering sampai perabot rumah tangga. Namun Cassanda menawarkan hampers dengan ide unik. Terinspirasi dari tukang bakso bergerobak, Cassanda menjual hampers berisi aneka bakso berikut dandang untuk merebus kuah dan baksonya.

“Idenya itu dari tukang bakso terus pengin jual miniaturnya dan jual konsepnya sedandang-dandangnya,” ucap Cassanda, pemilik bakso dandang Banonjkt, kepada detikX beberapa waktu lalu.

Hampers bakso dengan dandang ukuran mini
Foto: Dok Banon

Berbeda dengan dandang gerobak bakso yang berukuran jumbo, bakso dandang disajikan dalam bentuk mini. Satu dandang untuk tiga porsi ini berisi bakso urat, bakso halus, tahu, siomay, mie dan pangsit goreng. Tak lupa juga pelengkapnya seperti sambal, saos kampung, bawang goreng, daun bawang dan seledri. Sebagai pemanis, Cassanda menambahkan pita dan kantong dengan aksen lebaran. Satu dandang dihargai Rp 235 ribu.

“Banyak yang nanya ini dandangnya ukuran berapa, soalnya kebayang ukuran dandang tukang bakso kan gede banget. Tapi dijelasin dandangnya ukuran kecil, mereka mikirnya ini harus dibawa pakai mobil tapi kita jelasin kalau ini miniaturnya,” ucap Cassanda. Ia juga menambahkan bahwa dandangnya dapat dipanaskan menggunakan kompor di rumah.

Pengrajin dandang sekarang lagi heboh dan untung banget ya karena banyak yang nyari dan akhirnya kita pusing."

Bisnisnya hampers bakso dandang baru ia rintis pada April lalu melalui Instagram @banonjkt, meski begitu penjualan bakso dandang meningkat pesat. Apalagi saat mendekati Hari Raya Idul Fitri. “Persentase kenaikannya banyak banget apa lagi di minggu ini. Naiknya bisa 200% hingga 300%. Soalnya satu orang bisa pesen 20 atau 30 dandang.”

Penjualan bakso dandang yang meningkat tajam sekaligus membantu pengrajin dandang. “Pengrajin dandang sekarang lagi heboh dan untung banget ya karena banyak yang nyari dan akhirnya kita yang pusing. Karena lagi pada rebutan juga satu Jawa” kata Cassanda.

Selain Cassanda, ada juga yang menjual hampers berisi sabun unik. Sabun ini bisa didesain menjadi bentuk makanan ataupun karakter kartun. Apri, marketing dari Oentokmu.id mengatakan bahwa awalnya ingin membuat hand painted t-shirt, namun, karena kurangnya bahan, akhirnya Apri dan dua temannya Robinson sebagai soap maker dan Juli Yani sebagai owner membuat hand made soap.

Penampakan isi dari hamper bakso dandang
Foto: Dok Banon

“Awalnya kita mau bikin hand painted t-shirt, cuma karena kurang bahannya jadi hand painted-nya di sabun saja. Kita bikin sabun yang unik saja sih karena pas kita cek tuh ternyata Indonesia belum terlalu banyak yang bikin hand made soap. Ada sih hand made soap tapi natural aja dan mementingkan konsumsi. Nah kalo kita ini sebenarnya lebih mementingkan di design” ucap pria berusia 26 tahun itu.

Berbeda dengan sabun pada umumnya, sabun unik ini melewati proses saponifikasi dengan pencampuran antara asam lemak dan berbagai minyak. “Kalau fungsi sendiri sama-sama moisturizing jadi sama sama untuk melembabkan. Kita pakai canola oil, olive oil, sweet almond oil dan alkali, jadi dicampur terus kita mix dan itu yang akan jadi sabun. Busanya juga tidak terlalu banyak karena itu lebih melembabkan,” ujar Apri.

Bisnis yang telah dirintis sejak November 2018 itu tidak terpengaruh dengan adanya pandemi. “Penjualannya malah nggak turun sih ya karena orang-orang pada beli hampers dan pilihnya ke sabun. Kalau dulu kan mungkin hampers-nya makanan atau piring-piring atau keramik dan sejak pandemi malah jadi pakai sabun,” katanya.

Saat menjelang hari raya, pemesanan hampers sabun ini juga mengalami kenaikan. “Sebenarnya penjualan kami fluktuatif karena kalau hari biasa nggak terlalu signifikan. Tapi kita tuh lumayan ramai terutama kalau lagi musim pernikahan, musim Ramadhan atau Natal gitu sih paling. Kalau misalnya lebaran ini sih mungkin ada 30% sampai 40% sih kenaikannya.”

Hampers sabun buatan tangan
Foto: Dok Oentokmu.id 

Varian hampers yang ditawarkan pun beragam. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Seperti paket bento berisi dua sabun dan satu totebag. Selain itu terdapat paket medium basket yang berisi dua sabun, tatakan kayu, handuk, satu natural Loofah, satu hand made basket dan satu bouquet bunga. Jika ingin membeli sabun nya saja dapat memilih single box. Meski variannya berbeda, namun manfaatnya sama.

Harganya pun terjangkau mulai dari Rp 20 ribu untuk mini soap sampai Rp 500 ribu. Untuk ukuran sabun regular dan premium soap 7 x 6,5 x 2,5 untuk 100 gram sedangkan mini soap 7 x 3.5 x 1,8 dengan berat 40 gram. Karena sabun ini adalah handcut jadi ukuran dan beratnya tidak akan persis sama dan hanya menjadi acuan saja.


Reporter: Clara Anna
Penulis: Melisa Mailoa
Editor: Irwan Nugroho

***Komentar***
[Widget:Baca Juga]
SHARE