KPU Sebut Peserta Pemilu Boleh Punya 10 Akun di Tiap Aplikasi Medsos

ADVERTISEMENT

KPU Sebut Peserta Pemilu Boleh Punya 10 Akun di Tiap Aplikasi Medsos

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 26 Jan 2023 12:47 WIB
Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin saat menghadiri diskusi buku di Yogya, (27/12/2018)
Mochammad Afifuddin. (Usman Hadi/detikcom)
Jakarta -

Komisioner KPU RI Mochammad Afifuddin mengatakan peserta Pemilu 2024 boleh memiliki 10 akun media sosial di masing-masing platform. Afif mengatakan hal itu sesuai dengan Pasal 35 ayat 2 PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye.

"Di Pasal 35, medsos bisa dibuat paling banyak untuk 10 aplikasi. Instagram-nya 10, Facebook-nya 10," ujar Afif dalam seminar 'Pers dan Pemilu serentak 2024' di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023).

Afif mengatakan KPU bersama Bawaslu dan Kominfo telah membentuk gugus tugas untuk mengawasi kampanye di media sosial. Afif mengatakan saat penandatanganan gugus tugas tersebut ada 13 platform medsos yang diawasi.

"Tanda tangan pertama satgas ini di Bawaslu waktu itu kalau nggak salah 13 platform," katanya.

"Tetapi ini hanya lewat satu pintu Kominfo, jadi gugus tugas satu sisi kemarin kita bicarakan untuk kampanye non media sosial," sambungnya.

Diketahui Bawaslu telah berencana membuat satgas untuk mengawasi media sosial jelang Pemilu 2024. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyampaikan tim khusus itu bisa saja memidanakan pelaku terduga melakukan black campaign yang menyasar fitnah dan hoaks di medsos.

"Bisa pidana. Kalau masih kampanye bisa pidana. Tapi kalau pun tidak masuk kampanye, kalau sudah menyasar fitnah, hoaks itu bisa dipidana," kata Bagja di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Minggu (18/12/2022).

Bagja menyebut pelaku itu bisa diancam pidana menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia mengingatkan masyarakat lebih berhati-hati lantaran UU ITE, menurutnya, lebih 'keras' dari Undang-Undang Pemilu.

"Ada UU ITE. UU ITE itu lebih keras daripada UU Pemilu, hati-hati," kata dia.

(amw/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT