Anies Minta Doa ke Ulama Banten soal Pencapresan, Bicara Rute Penuh Tantangan

ADVERTISEMENT

Anies Minta Doa ke Ulama Banten soal Pencapresan, Bicara Rute Penuh Tantangan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 24 Jan 2023 19:28 WIB
Calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan di Banten Lama
Foto: Calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan di Banten Lama (Foto: Bahtiar/Detikcom)
Banten -

Capres Partai NasDem, Anies Baswedan, melanjutkan safari politik dengan bertemu ulama di kawasan Banten Lama. Anies berkunjung ke kediaman Tb Fathul Adzim.

Banten Lama adalah lokasi yang dulu jadi kawasan Kesultanan Islam Banten. Anies disambut salawat begitu memasuki kawasan ini. Dia juga disambut langsung oleh Tb Fathul Adzim dan keturunan kesultanan Ratubagus Bambang Wisanggeni.

"Saya sebagai kasepuhan Kesultanan Banten tak lain adalah menerima kedatangan tamu agung wajib menerima dengan baik, persoalan beliau ada nawaitunya menjadi nomor satu (presiden) semoga mendapatkan ridho Allah," kata Bambang Wisanggeni, Serang, Selasa (24/1/2023).

Bambang menyebut dirinya sebagai orang tua di Banten akan bersikap netral. Akan tetapi, dia berharap ada pemimpin yang baik dan tidak merugikan Islam.

"Tapi saya berharap seorang pemimpin Indonesia ke arah lebih baik kebijakan yang diambil tidak merugikan Islam," katanya.

Sementara itu, Anies mengatakan bahwa kedatangannya ke Banten Lama untuk silaturahmi sekaligus mendapat nasihat dari para orang tua di Banten. Ia katanya mendapatkan amanah dari Partai NasDem sebagai calon presiden.

"Kiai, saya tidak mendirikan partai, kegiatan ini semua mendapatkan amanat, saya menerima ini sebagai sebuah amanah," katanya.

Anies menyebut bahwa berada di posisi calon presiden seperti didorong ke saf pertama dalam salat. Tapi, posisinya itu didorong oleh kanan kiri agar ia berada di depan.

"Saya ini seperti berada di saf terdepan di masjid, tapi saya tidak melangkahi kanan kiri, tapi dorong kanan kiri sampai ke paling depan, jadi ini amanah dan menjalankan ini dengan ikhtiar," katanya.

Karena didorong jadi calon presiden, Anies mengaku menjalankannya dengan ikhlas. Jika pilihannya diridhoi, Anies mengaku ringan menjalankan tugas ini.

"Amanat ini besar tapi tidak berat bila ada ridho-Nya," terangnya.

Terakhir, Anies mengatakan bahwa perjalanan pencalonan ini penuh tantangan. Selama perjalanan katanya ada cacian dan sindiran. Tapi itu, katanya, ujian untuk ikhlas dan agar para ulama mendoakan.

"Jadi mohon doa didekatkan dengan ikhlas, karena rute yang dijalani rute penuh tantangan," pungkasnya.

Lihat juga video 'LSI Denny JA: Pilpres 2024 Pertarungan Legacy Jokowi dan Ingin Perubahan':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT