Isu 'Langkah Serius', Gerindra Tak Lihat Upaya Negatif Jokowi ke Capres

ADVERTISEMENT

Isu 'Langkah Serius', Gerindra Tak Lihat Upaya Negatif Jokowi ke Capres

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 14:21 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Karin/detikcom).
Foto: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Karin/detikcom).
Jakarta -

Mencuat isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal 'cawe-cawe' dengan melakukan langkah serius, jika tak ada sosok capres potensial yang elektabilitasnya stabil di angka 30 persen di papan survei. Gerindra menilai Jokowi justru sudah mengambil langkah untuk mendongkrak para sosok potensial capres itu dengan caranya sendiri.

Diketahui isu ini diembuskan oleh Ketua DPP PKB Faisol Riza lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya @faisol8418. Dia menyatakan keyakinannya jika Jokowi akan mengambil langkah serius.

Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan hal yang disampaikan Faisol itu menjadi bagian dari introspeksi di internal Gerindra. Menurut Dasco, urusan elektabilitas para bakal capres itu diserahkan pada masing-masing parpol yang mengusung.

"Ya saya pikir apa yang disampaikan oleh rekan kita dari PKB itu adalah mungkin juga introspeksi ke internal ya dan apapun yang terjadi terhadap para capres yang surveinya belum seperti yang disampaikan, ya itu nanti akan ya diserahkan kepada masing-masing capres," kata Dasco kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Soal 'langkah serius' Jokowi, Dasco mengaku pihaknya masih belum tahu-menahu. Namun dia menilai Jokowi saat ini sudah mengambil langkah-langkah untuk mendongkrak capres.

"Bahwa kemudian Pak Jokowi katanya akan mengambil langkah-langkah serius, ya kita belum tahu, itu tergantung Pak Jokowi, tapi kan Pak Jokowi sudah mengambil langkah-langkah untuk mendongkrak para capres ini dengan caranya sendiri," katanya.

Dasco menilai langkah serius Jokowi yang disebut-sebut itu merupakan langkah positif agar para capres dapat bersaing sehat. Dia meyakini Jokowi sebagai negarawan tidak mengintervensi pencapresan.

"Saya pikir mungkin yg dimaksud cawe-cawe itu memberikan langkah-langkah positif ya, memberikan langkah-langkah positif agar para capres ini dapat bersaing sehat di alam demokrasi. Saya tidak melihat langkah-langkah presiden yang negatif seperti mengintervensi terlalu jauh salah satu calon atau sebagainya," katanya.

Lebih lanjut, Dasco mengatakan Partai Gerindra sendiri juga masih terus mendongkrak elektabilitas Prabowo Subianto agar bisa memenangkan Pilpres 2024 nantinya.

"Oleh karena itu, dalam memanfaatkan sisa waktu, ya, kami dari Partai Gerindra tentunya akan memanfaatkan sisa waktu untuk meningkatkan elektabilitas capres yaitu Pak Prabowo dan akan mulai start di awal Januari 2023," ujar dia.

Untuk diketahui, kabar Jokowi akan mengambil langkah serius diungkap Ketua DPP PKB Faisol Riza lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya @faisol8418. Dia menyatakan keyakinannya jika Jokowi akan mengambil langkah serius.

Langkah serius itu kata Faisol akan dilakukan setelah Jokowi melihat tidak ada capres yang elektabilitasnya mencapai angka stabil.

"Akan ada langkah sangat serius dari Pak Jokowi setelah melihat semua capres tidak ada yang stabil di angka survei 30%. Percayalah," demikian pernyataan Faisol tersebut.

(fca/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT