Tito Bolehkan Tahapan Pemilu di DOB, KPU: Kami Tetap Tunggu Perppu

ADVERTISEMENT

Tito Bolehkan Tahapan Pemilu di DOB, KPU: Kami Tetap Tunggu Perppu

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 08:41 WIB
Anggota Bawaslu Mochammad Afifudin
Foto: Mochammad Afifudin (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyebut KPU boleh melanjutkan tahapan pemilu meski Perppu Pemilu belum keluar. Namun, KPU menyebut, untuk aturan yang beririsan dengan daerah otonom baru (DOB) Papua, mereka menunggu Perppu.

"KPU tetap menunggu Perppu dalam peraturan-peraturan yang ada irisan daerah DOB. Pada saatnya jika ada aturan yang sudah kami keluarkan beririsan dengan Perppu yang keluar setelahnya, kami akan menyesuaikan," kata Anggota KPU Mochammad Afifudin, saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

Untuk tahapan pemilu pada 6 Desember 2020, KPU akan umumkan soal pencalonan DPD.

"Mulai esok (6 Desember), kita mengumumkan jadwal dan mekanisme penyerahan dukungan calon DPD RI," katanya.

Sebelumnya, Tito Karnavian, mengatakan KPU tetap boleh melanjutkan tahapan Pemilu meski Perppu Pemilu belum keluar. Tito mengatakan nantinya tahapan pemilu di 4 DOB akan diatur dengan Peraturan KPU (PKPU).

Tito mengetahui bahwa KPU RI akan membuka pendaftaran bakal calon anggota DPD pada 6 Desember 2022. Namun, hingga saat ini, Perppu terkait aturan pemilu di 4 DOB belum keluar.

"KPU tetap running sesuai dengan tahapannya yaitu 6 Desember mereka menerima berkas pencalonan DPD, yang provinsi lain tetap jalan terus, tetapi dalam Perppu itu nanti ada satu pasal khusus mengenai 4 DOB. Tahapan mengenai 4 DOB akan diatur dengan PKPU," kata Tito di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

"Jadi tahapannya bisa dilonggarkan dikit. Ketika sudah diketok dia akan mengikuti tahapan sendiri, tahapan itu tidak merugikan semua pihak. Sudah diatur oleh KPU," sambungnya.

Simak juga 'RUU Pembentukan Papua Barat Daya Resmi Jadi UU':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT