Musra Hong Kong Relawan Jokowi: Ganjar Capres Terkuat, Airlangga Cawapres

ADVERTISEMENT

Musra Hong Kong Relawan Jokowi: Ganjar Capres Terkuat, Airlangga Cawapres

Ilham Oktafian - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 16:03 WIB
Pengumuman Musra Hong Kong relawan Presiden Jokowi (Ilham Oktafian/detikcom).
Foto: Pengumuman Musra Hong Kong relawan Presiden Jokowi (Ilham Oktafian/detikcom).
Jakarta -

Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) Hong Kong yang digelar relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghasilkan capres dan cawapres andalan jelang Pemilu 2024. Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menduduki daftar teratas.

Nama Ganjar sendiri mendapat perolehan 189 suara dalam daftar capres Musra Hong Kong. Airlangga Hartarto menempati posisi kedua dengan 148 suara dan Prabowo Subianto di tempat ketiga dengan 112 suara. Pengambilan suara digelar melalui voting online.

"Posisi pertama Ganjar Pranowo 20%, posisi kedua Airlangga Hartarto 16%, posisi ketiga Prabowo Subianto 10,26%, posisi keempat Moeldoko 10,26 persen, Sandiaga Uno 8,41%, Anies Baswedan 6,77%, Erick Thohir 5,57%, Arsjad Rasjid 5,02%, Ridwan Kamil 4,69%, Hari Tanoesoedibjo 3,82%," kata Dewan Pengarah Musra Indonesia, Andi Ghani, dalam konferensi pers Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Cerita Relawan

"Hary Tanoesoedibjo baru muncul pertama kali sejak Musra. Dan munculnya di Hong Kong," jelasnya.

Untuk posisi pertama cawapres dalam Musra Hong Kong, lanjut Andi, diduduki oleh Airlangga Hartarto dengan perolehan 154 suara.

"Wakil presiden yang pertama ditempati Pak Airlangga Hartarto dengan 16,81%, Mahfud Md 14,52%, Ridwan Kamil 12,56%, Arsjad Rasjid 11,35%, Sandiaga Uno 10,05%, Erick Thohir 9,28%, Moeldoko 8,41%, Yenny Wahid 5,57%, Puan Maharani 3,49%, Gibran Rakabuming Raka munculnya di Hong Kong 2,62%, lain-lainnya 5,24%," kata dia.

"Hary Tanoe dan Gibran Rakabuming jadi nama baru," ujarnya.

Dalam Musra Hong Kong, kriteria karakter pemimpin yang merakyat menjadi pilihan teratas, disusul dengan Jujur dan Bersih. "Peserta Musra Asia Timur lebih mendambakan pemimpin bangsa yang merakyat sekaligus jujur dan bersih. Ini jauh lebih mendominasi dibandingkan kriteria lainnya," kata Andi.

(gbr/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT