PKB Heran Benny Rhamdani Minta Izin Tempur ke Jokowi: Jangan Adu Otot

ADVERTISEMENT

PKB Heran Benny Rhamdani Minta Izin Tempur ke Jokowi: Jangan Adu Otot

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 07:19 WIB
Wasekjen PKB sekaligus wakil ketua Komisi IV DPR
Daniel Johan. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Potongan video Kepada BP2MI Benny Rhamdani yang meminta izin tempur ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Ketua DPP PKB Daniel Johan mengingatkan pesan Jokowi terkait menjaga situasi agar tetap kondusif.

"Hadeh berkali-kali Presiden Jokowi tekankan betapa pentingnya menjaga kondisi agar selalu kondusif, tidak memanaskan situasi, jangan adu otot tapi adu ide, nah semua pihak apalagi relawan harusnya menjadi garda terdepan dalam mewujudkan imbauan Presiden Jokowi itu," kata Daniel kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Daniel menilai harusnya relawan meredam setiap provokasi. Dia menyebut relawan harus bisa diandalkan menjaga situasi agar tetap kondusif.

"Justru harusnya relawan yang menjadi andalan dalam meredam setiap provokasi," kata dia.

Deniel lantas menyinggung masyarakat yang saling membantu. Hal itu, kata dia, terbukti dengan doa dan gotong royong untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

"Sementara masyarakat kita dengan begitu jelas menunjukkan betapa tingginya solidaritas masyarakat, saling bantu, terbukti begitu besarnya doa dan gotong royong bantuan yang mengalir untuk saudara kita di Cianjur, nah semangat ini yang harus terus kita perkuat," jelasnya.

Sebelumnya viral video Benny Rhamdani minta izin tempur kepada Presiden Jokowi. Video viral tersebut menampilkan Benny Rhamdani yang juga Kepala BP2MI sedang berbicara tatap muka dengan Jokowi.

Benny Rhamdani dan Jokowi duduk di ruangan yang dipenuhi relawan. Benny lalu menyampaikan saran kepada Jokowi mengenai serangan lawan sembari meminta izin kepada Jokowi untuk tempur.

"Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak," demikian pernyataan Benny yang kini menjadi sorotan.

Soal pernyataan di video viral meminta izin tempur kepada Jokowi, Benny menyebut itu hanya gambaran di saat ada kelompok yang terus menyerang Jokowi.

"Ya itu hanya sebagai gambaran ilustrasi bahwa pertama, kalau penegakan hukum tidak jalan kegemesan dan kemarahan kita itu kan bisa dilakukan dengan cara tadi, masa kita tidak bisa turun ke jalan? Itu hanya pesan saja, tapi yang kita dorong kuncinya penegakan hukum," katanya.

Benny menyinggung terkait kelompok yang kerap demo atas program Jokowi. Ia lantas membandingkan dengan kelompok pendukung Jokowi yang tidak membuat tandingan dari aksi tersebut.

"Mari kita bicara fakta, dalam perjalanan pasca pilpres, yang sering demo-demo itu siapa? yang sering buat-buat gaduh itu siapa? yang dalam demo selalu menyebarkan kebencian fitnah, adu domba, dan penghinaan simbol-simbol itu siapa? Pernahkah satu kali kekuatan pendukung Jokowi melalukan tandingan? nggak tuh," ucapnya.

Simak video 'Klarifikasi Benny Rhamdani usai Viral Minta Izin Tempur ke Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT