Balasan Menohok PDIP ke Andi Arief soal Jokowi Masuk Fase 'Bebek Lumpuh'

ADVERTISEMENT

Balasan Menohok PDIP ke Andi Arief soal Jokowi Masuk Fase 'Bebek Lumpuh'

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 14:19 WIB
Ketua DPP PDIP Said Abdullah/Dok Istimewa
Foto: Ketua DPP PDIP Said Abdullah (dok. Istimewa).
Jakarta -

PDI Perjuangan (PDIP) membalas pernyataan Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk fase 'bebek lumpuh'. Ketua DPP PDIP Said Abdullah melempar sindiran menohok ke Andi Arief.

Said mulanya menyinggung Andi Arief yang berasal dari partai politik (parpol) oposisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurutnya, apapun yang dilakukan Jokowi menjadi salah di mata Andi Arief.

"Pastilah namanya presiden ketemu relawan akan muncul berbagai komentar dari berbagai pihak. Namun apa yang disampaikan Andi Arief yang mana menempatkan diri sebagai oposan sehingga apapun yang dilakukan presiden jadi salah di mata Andi Arief," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Said menekankan tugas pokok Jokowi tak semata berinteraksi dengan para relawannya, melainkan harus membangun bangsa. Said menyebut Jokowi sendiri telah membuat legasinya sebagai presiden.

"Orang lupa sebagai presiden tugas pokoknya bukan relawan, Andi Arief lupa tugas pokok presiden membangun bangsa ini ke depan dan fakta mengejutkan legasi Bapak Presiden sudah luar biasa," ujarnya.

"Bapak Presiden kita akan diingat terus karena apa? Orang jalan dari Jakarta ke Surabaya lewat jalan tol, pasti ingat Jokowi. Orang Sumatera sepanjang kenangan akan ingat bahwa tol itu dibangun di eranya Jokowi itu tidak bisa dilupakan," imbuhnya.

Said heran jika Andi Arief menyebut Jokowi memasuki fase bebek lumpuh atau lame duck hanya karena menemui para relawannya. Dia mencurigai jangan-jangan pikiran Andi yang sedang lumpuh.

"Itu legacy yang tidak bisa ditinggalkan oleh Bapak Presiden. Kalau toh hanya ketemu relawan tiba-tiba dibilang bebek lumpuh, jangan-jangan emang Andi yang pikirannya lagi lumpuh," tandas Said.

Pernyataan Andi Arief

Sebelumnya, Andi Arief menyoroti acara relawan Nusantara Bersatu di GBK, Sabtu (16/11) yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Andi Arief menyebut pengerahan massa seperti itu pertanda posisi Jokowi kini melemah di mata partai-partai politik.

"Ya kemarin pengerahan massa oleh Pak Jokowi itu menunjukkan Jokowi sebetulnya sedang dalam posisi melemah di mata para parpol," kata Andi Arief saat dihubungi, Minggu (27/11).

Andi Arief menyebut Jokowi tengah berupaya menguatkan posisinya kembali dengan menggelar acara-acara relawan. Dia juga menyebut pasti ada pelibatan logistik dan sumber daya di balik pengerahan massa tersebut. Namun demikian, Andi Arief menganggap cara-cara tersebut biasa dalam berpolitik. Dia memandang Jokowi tengah memasuki fase bebek lumpuh. Sebagai informasi, dalam istilah politik, lame duck atau bebek lumpuh biasanya fase yang terjadi pada pemimpin di pengujung masa kepemimpinannya.

"Tapi secara umum itu Jokowi bisa dibaca sedang memasuki fase lame duck (bebek lumpuh), dalam politik biasa itu, mencoba untuk menguatkan diri dengan cara-cara itu," ujarnya.

Simak juga Video: Balasan PDIP untuk Andi Arief: Jangan Selalu Bikin Hoax

[Gambas:Video 20detik]



(fca/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT