Kowarteg Indonesia Deklarasi Dukung Ganjar Presiden 2024

ADVERTISEMENT

Kowarteg Indonesia Deklarasi Dukung Ganjar Presiden 2024

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 22:17 WIB
Kowarteg Indonesia
Foto: Istimewa
Jakarta -

Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia menggelar Deklarasi Dukungan Ganjar Pranowo Untuk Presiden Indonesia 2024 di Depok. Dukungan tersebut terus diperkuat di wilayah Jabodetabek oleh Kowarteg Indonesia dalam mendukung Ganjar Pranowo.

"Pak Ganjar merupakan pemimpin yang peduli dengan rakyat, apalagi di kepada masyarakat lapisan bawah. Beliau dinilai sebagai sosok yang cepat dan tanggap dalam memberikan bantuan," kata Koordinator Kowarteg Indonesia Noehrozi dalam keterangan tertulis, Minggu (27/11/2022).

Noehrozi berharap kegiatan ini semakin menguatkan sosok Ganjar Pranowo di mata komunitasnya. Dia meyakini Ganjar Pranowo merupakan satu-satunya pemimpin yang layak meneruskan pembangunan bangsa.

Kendati belum pernah berkoordinasi secara langsung, Noehrozi mengaku ikhlas dan sukarela bersama para relawan lainnya untuk terus mengusung Ganjar Pranowo sebagai pemimpin Indonesia.

"Kami sebagai pendukung yang berasal dari lapisan bawah tentu berharap besar Pak Ganjar bisa jadi presiden dan melanjutkan program yang sudah berjalan baik selama ini," tutur Noehrozi.

"Apalagi beliau sosok yang sudah teruji dan siap saji, kaya pengalaman. Dua kali menjadi anggota DPR RI dan dua periode memimpin Provinsi Jawa Tengah. Pak Ganjar sosok yang sederhana dan tipe pemimpin yang solutif," sambungnya.

Selain deklarasi, Kowarteg Indonesia melancarkan aksi sosial dengan membagikan 150 paket sembako kepada pedagang pasar, juru parkir, pedagang warteg dan masyarakat.

"Ya, kami membagikan ratusan paket tersebut kepada masyarakat yang mudah-mudahan bermanfaat," ujarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama bagi korban bencana alam gempa bumi dan longsong yang terjadi di Cianjur beberapa waktu lalu. "Semoga saudara kita yang tertimpa musibah di Cianjur diberikan ketabahan dan kekuatan terutama bagi keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.

(ncm/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT