PKS Setuju dengan Demokrat Minta BuzzeRp Ditindak Tegas

ADVERTISEMENT

PKS Setuju dengan Demokrat Minta BuzzeRp Ditindak Tegas

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 08:15 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera, memimpin rapat dengar pendapat dengan KPU, Bawaslu dan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 November 2017. Rapat tersebut membahas revisi Peraturan KPU (PKPU) tentang syarat dukungan calon perseorangan (indipenden) serta membahas Peraturan Bawaslu (Perbawaslu). CNNIndonesia/Adhi Wicaksono.
Mardani Ali Sera (Foto: Adhi Wicaksono/detikcom)
Jakarta -

BuzzeRp menjadi sorotan Partai Demokrat menjelang Pemilu 2024. PKS setuju dengan Partai Demokrat, buzzeRp perlu ditertibkan.

"Tertibkan semua pihak. Setuju dengan Demokrat," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (22/11/2022).

"Ada aksi ada reaksi. Tidak bisa satu pihak saja. Bertepuk tidak bisa sebelah tangan," lanjutnya.

Sebelumnya, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani berharap Jokowi tegas kepada buzzerRp. Dia menyebut buzzerRp itu kerap menyinggung perasaan umat.

"Kita juga berharap Pak Jokowi tegas pada para buzzerRp peliharaan yang selama ini merepresentasikan post truth politics, termasuk menjadikan isu agama sebagai komoditi politik yang sering menyinggung perasaan umat," jelas Kamhar.

Kamhar kembali menegaskan bahwa Partai Demokrat menyambut baik keinginan Presiden Jokowi untuk meningkatkan derajat kontestasi Pilpres 2024. Dia berharap hal itu dapat terwujud.

"Jika ini terwujud, bisa menjadi legacy yang baik bagi Pak Jokowi yang di masa pemerintahannya tercatat persepsi tentang demokrasi negatif," tuturnya.


Pesan Jokowi

Presiden Jokowi sebelumnya mengingatkan para calon presiden dan calon wakil presiden agar menjaga situasi politik tetap kondusif. Jokowi mewanti-wanti agar tak ada politisasi agama di Pemilu 2024.

"Inilah yang sekali lagi saya ingatkan kepada capres dan cawapres. Untuk membawa suasana politik kita menuju 2024 itu betul-betul paling banter anget dikit, syukur bisa adem," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan di Munas HIPMI di Solo seperti disiarkan akun YouTube Setpres, Senin (21/11).

Jokowi mempersilakan agar para kandidat untuk berdebat gagasan. Namun dia mewanti-wanti agar tak ada politisasi agama di Pemilu 2024.

"Debat silakan, debat gagasan, debat ide, membawa negara ini lebih baik silakan. Tapi jangan sampai panas, apalagi membawa politik-politik SARA, tidak, jangan. Politisasi agama, tidak, jangan. Setuju? Politisasi agama, jangan," ujar Jokowi.

Lihat juga video 'Tak Khawatir Buzzer, Ketua KPU Ungkap Fenomena Kekenyalan Demokrasi':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT