AHY Tepis Isu Keretakan Demokrat-NasDem usai Ramai 'Koalisi Apa Ini'

ADVERTISEMENT

AHY Tepis Isu Keretakan Demokrat-NasDem usai Ramai 'Koalisi Apa Ini'

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 19 Nov 2022 19:19 WIB
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Pertemuan Anies Baswedan dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengundang reaksi petinggi Partai Demokrat dan NasDem berujung saling sentil 'koalisi apa ini'. Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membantah adanya keretakan hubungan Demokrat dan NasDem.

"Nggak, nggak ada sama sekali, tidak ada sama sekali (gonjang-ganjing di antara NasDem, Demokrat dan PKS)," ujar AHY di Sentul International Convention Centre (SICC) Bogor, Sabtu (19/11/2022).

AHY mengatakan setiap orang memiliki hak untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan pihak mana pun. Dia menyebut komunikasi dengan berbagai pihak juga disampaikanya kepada kader Demokrat.

"Setiap tokoh memiliki hak dan termasuk sebetulnya bagi saya bagus sekali ketika antartokoh bangsa, antara politisi saling bertemu, saling berkomunikasi dan bersilaturahmi, saya pun demikian. Saya juga justru menyampaikan ke temen-temen di Jawa Barat juga melakukan hal serupa," ujarnya.

Dia menyebut komunikasi dengan berbagai pihak itu sebagai silaturahmi. Dia menyebut partai politik berperan penting dalam menghadapi permasalahan bangsa.

"Saya menamakan silaturahmi three sixty, 360 derajat, ke semua elemen, dengan cair dan luwes, harapannya memang politik ini memang politik kebangsaan bukan selalu politik praktisnya, karena banyak sekali masalah bangsa hari ini tadi sudah saya sampaikan, masalah kemiskinan, pengangguran, kesenjangan, termasuk hukum keadilan dan kebebasan sipil," tuturnya.

"Nah itu semua membutuhkan solusi dari berbagai pihak, semua pihak, dan inilah pentingnya partai politik, sebagai pilar demokrasi tentu bersama-sama temen-temen media yang menjadi check and balance agar politik Indonesia itu teduh, jangan sampai terpecah belah apalagi karena politik identitas, politik uang, dan juga politik fitnah," sambungnya.

Diketahui, Partai NasDem dan Partai Demokrat saling sentil soal cawapres usai pembicaraan kans Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mendampingi Anies Baswedan.

Partai Demokrat meminta Partai NasDem disiplin usai Waketum NasDem Ahmad Ali membicarakan kans Gibran Rakabuming menjadi cawapres Anies Baswedan. Partai NasDem mempertanyakan balik ke Partai Demokrat soal kedisiplinan itu.

Simak video 'AHY Sindir Koalisi Sekadar Gimik Politik: Mudah Rapuh':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT