Akomodir 3 Provinsi Baru Papua, Pemerintah Siapkan Perppu soal Pemilu

ADVERTISEMENT

Akomodir 3 Provinsi Baru Papua, Pemerintah Siapkan Perppu soal Pemilu

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 11 Nov 2022 13:48 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat meresmikan tiga provinsi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua (Karin NS/detikcom)
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat meresmikan tiga provinsi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah meresmikan tiga provinsi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Pemerintah akan mempersiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) soal Pemilu untuk mengakomodir tiga Provinsi DOB Papua.

"Ini implikasinya akan luas, di antaranya kita tahu akan lahir perppu nantinya untuk mengakomodir dari adanya provinsi-provinsi baru ini," ucap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).

Dalam UU Pemilu disebutkan bahwa total anggota DPR RI jumlahnya 575. Dengan ditambahnya tiga DOB Papua, berarti otomatis jumlah anggota dewan akan bertambah, termasuk anggota DPD RI.

"Bertambahnya anggota DPD RI juga akibat adanya provinsi baru ini, harus direvisi UU itu, diubah UU Pemilu. Hanya dua cara, melalui revisi atau perppu," ujar Tito.

Menurut Tito, pemerintah lebih memilih untuk menerbitkan perppu dibandingkan harus merevisi UU Pemilu. Sebab, lanjutnya, revisi UU Pemilu membutuhkan proses panjang.

"Kalau revisi panjang sekali prosesnya. Kalau perppu cukup terhadap pasal itu saja. Dari 575 menjadi misalnya, berapa ya. Misalnya, angkanya 1 poin, itu UU harus dirombak melalui perppu," paparnya.

Wacana Perppu untuk Akomodasi 3 Provinsi Baru di Papua

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari berbicara soal peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) guna mengakomodasi penyelenggaraan Pemilu 2024 di daerah otonomi baru (DOB) Papua. Hasyim berharap agar perppu ini bisa rampung sebelum Desember 2022.

"Harusnya begitu (rampung sebelum Desember 2022), penyerahan dukungan bagi calon DPD di provinsi-provinsi baru kan," kata Hasyim usai rapat kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11).

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Hasyim mengatakan pihaknya tak mengetahui apakah nomor urut parpol akan diatur dalam Perppu Pemilu 2024 itu.

"Ini (nomor urut) saya kira ditanyakan kepada pembentuk UU ya. Jangan kepada saya karena KPU kan pelaksana UU," tuturnya.

3 Provinsi Baru di Papua

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian meresmikan tiga provinsi daerah otonomi baru (DOB) Papua. Tiga provinsi yang diresmikan yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan.

Berdirinya 3 provinsi baru di Papua ini didasarkan UU No 14, 15, dan 16 tahun 2022.

Mendagri juga menunjuk tiga penjabat (Pj) gubernur untuk mengisi tiga provinsi baru tersebut. Tiga nama itu yakni Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah dan Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan.

(ain/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT