Jokowi Bilang 'Jatah Prabowo', Dasco Minta Kader Gerindra Tak Puas Diri

ADVERTISEMENT

Jokowi Bilang 'Jatah Prabowo', Dasco Minta Kader Gerindra Tak Puas Diri

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 08 Nov 2022 13:04 WIB
Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (dok. Istimewa).
Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut 'setelah ini jatah Prabowo' terkait pemilihan presiden (pilpres). Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menganggap pernyataan Jokowi itu menjadi penyemangat dalam menghadapi pilpres mendatang.

"Ya tentu bagi Gerindra apa yang disampaikan Presiden Jokowi kemarin tentu jadi penyemangat buat partai dan seluruh kader Partai Gerindra di seluruh Indonesia," kata Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Dasco memastikan pihaknya tidak akan berhenti untuk bekerja semaksimal mungkin untuk menaikkan tingkat elektabilitas partai dan capres yang diusung yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Namun itu juga kami anggap penyemangat yang membuat kami juga tidak putus-putusnya bekerja semaksimal mungkin untuk menaikkan elektabilitas partai, capres kami," kata Wakil Ketua DPR itu.

Dasco lalu meminta para kader Gerindra agar tidak berpuas diri usai muncul sinyal dukungan dari Jokowi. "Dan kami minta para kader untuk tidak berpuas diri. Apa yang disampaikan Presiden Jokowi penyemangat dan introspeksi kami internal," imbuhnya.

Jokowi Bilang 'Setelah Ini Jatah Prabowo'

Diketahui, pernyataan Jokowi itu disampaikan saat memberikan sambutan di acara HUT Perindo di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (7/11). Jokowi awalnya mengenang masa pemilihan wali kota Solo hingga gubernur DKI.

"Saya ini dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang," kata Jokowi.

Jokowi kemudian diusung untuk maju pilpres dan dua kali berhasil memenangkan kontestasi politik tersebut. Dia lalu meminta maaf kepada Prabowo Subianto sambil menyinggung jatah selanjutnya merupakan jatah Prabowo.

"Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo," ujar Jokowi.

"Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," sambung Jokowi.

Lihat Video: Menakar Kekuatan Prabowo Jelang 2024 Usai Jokowi Bilang 'Jatah Pilpres'

[Gambas:Video 20detik]




(fca/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT