Khofifah-Andika Perkasa Masuk Radar Cawapres NasDem Dampingi Anies di 2024

ADVERTISEMENT

Khofifah-Andika Perkasa Masuk Radar Cawapres NasDem Dampingi Anies di 2024

Nahda Utami - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 19:56 WIB
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali.
Foto: Ahmad Ali (dok: www.nasdem.id)
Jakarta -

Partai NasDem mengantongi sejumlah nama yang dinilai cocok menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024. NasDem menyebut tiga nama yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Kalau kita memotret siapa-siapanya kan banyak anak bangsa. Ya contohnya ada Ridwan Kamil, ada Andika, ada Khofifah," kata Waketum Partai NasDem Ahmad Ali kepada wartawan, Jumat (7/10/2022).

Ali menuturkan ketiga tokoh itu memenuhi kriteria cawapres NasDem. Tokoh cawapres menurut NasDem ialah yang bisa menambah elektoral Anies di 2024 nanti.

"Cawapres juga harus membantu pemenangan elektoralnya ya membuat capres harus memiliki potensi untuk menambah elektoralnya," jelas Ali.

Meski demikian, Ali mengatakan partainya belum fokus membahas cawapres saat ini. Menurutnya, nama cawapres akan dibahas bersama koalisi.

"Bagaimana mungkin kita bicara wapres sedangkan koalisi belum ada. Nah koalisi ini salah satunya adalah menyatukan pandangannya kan, jadi itu kita harus bicarakan lebih awal hal-hal yang kemudian memudahkan capres kita untuk memilih wakilnya," ujar Ali.

Lebih lanjut, Ali menyebut kriteria-kriteria cawapres juga akan diatur lebih lanjut bersama koalisi. Dia memastikan koalisi yang dibentuk NasDem harus memiliki kesamaan pandangan.

"Siapapun tokoh yang kemudian berpeluang membantu elektoralnya Anies yang penting memenuhi kriteria kita. Ya nanti di koalisi juga akan mengatur kriteria-kriterianya," ucap Ali.

"Kesamaan pandangan harus kita sepakati, jadi kesetaraan dalam koalisi harus kita sepakati," sambungnya.

Simak video 'NasDem Beri Keleluasaan Anies Pilih Cawapresnya Sendiri':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikut

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT