Surya Paloh: Saya Jauh dari Sempurna, Termasuk yang Berkuasa Saat Ini

ADVERTISEMENT

Surya Paloh: Saya Jauh dari Sempurna, Termasuk yang Berkuasa Saat Ini

Eva Safitri - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 10:54 WIB
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh saat berbincang dengan tim detikcom
Foto: Iswahyudi
Jakarta -

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berbicara kesempurnaan dalam deklarasi calon presiden atas nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menyebut tidak ada yang sempurna termasuk dirinya hingga pihak yang jadi penguasa saat ini.

"Saya coba mengenal dari apa yang saya, satu yang pasti saya ketahui, saya jauh dari kesempurnaan, saya masih banyak dengan seluruh kekurangan yang ada pada diri saya, dari kapasitas sebagai individu dan warga bangsa ini," kata Paloh saat memberi pernyataan di depan para kader NasDem, di NasDem Tower, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2022).

Paloh mengatakan dirinya tidak luput dari kesalahan. Dia bahkan menerima jika ada orang yang menganggap dirinya dungu atau bodoh.

"Bahkan kesalahan demi kesalahan, dan tidak ada juga yang bisa saya salahkan jika orang di luar menganggap, sebagian menyatakan, mungkin saja ada bagian daripada kedungunan, kebodohan yang ada pada diri ini," ucapnya.

Dia mengaku bersyukur jika jajarannya menganggap Partai NasDem di bawah kepemimpinannya menjadi baik. Namun dia lebih mementingkan nilai persatuan bangsa daripada pujian untuk dirinya.

"Tapi hal yang jadi tingkat kepedulian saya yang paling utama, terlalu mahal sebuah nilai persatuan yang telah kita miliki sebagai suatu bangsa untuk terusak atau dirusak oleh kepentingan sesaat, kepentingan kelompok, dan kepentingan golongan," ujar dia.

"Bahkan mengatasnamakan absolute kebenaran, sebuah periodisasi yang kita lalui hari ini karena masa lalu. Dan masa depan karena hari ini, sebuah rangkaian panjang sebuah perjalanan kehidupan. Maka ketika semua judgement ditujukan kepada siapa saja, terhadap apa yang dikesankan terhadap masa lalu yang salah, apa itu artinya terhadap persiapan kita menyongsong masa depan anak dan cucu kita ke depan?" imbuhnya.

Dia lalu bicara yang dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini adalah persatuan dan bangkit dari situasi yang ada saat ini. Dia kemudian menyinggung bahwa tidak ada satupun yang sempurna, termasuk pihak yang berkuasa saat ini di Indonesia.

"NasDem menempatkan pemikiran dan perspektif seperti ini karena dia yakin dan percaya bahwa nobody is perfect, tidak ada siapapun yang sempurna termasuk diri yang berbicara ini, ataupun siapapun yang sedang berkuasa saat ini. As human being, kita punya kelebihan, tapi kita juga punya banyak kekurangan," jelasnya.

(maa/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT