ADVERTISEMENT

Fadli Zon Sepakat dengan SBY: Selalu Ada Masalah dan Kecurangan di Pemilu

Nahda Utami - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 16:28 WIB
Fadli Zon
Fadli Zon (Foto: Rakha Arlyanto/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sepakat dengan pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengatakan ada upaya kecurangan di Pemilu 2024. Menurutnya, pelaksanaan Pemilu belum sepenuhnya jujur dan adil.

"Itu kan pendapat Pak SBY. Sah-sah saja orang berpendapat. Memang pemilu kita belum sepenuhnya jurdil dari Pemilu ke Pemilu kalau menurut saya," kata Fadli di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Fadli mengatakan selalu ada masalah dan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu. Kecurangan itu, kata Fadli, terjadi secara terstruktur.

"Selalu ada masalah dan kecurangan, baik kecurangan sistemik, terstruktur, dan masif. Ya kita sama-sama tahu lah udah lama jadi orang Indonesia," ujarnya.

Dia mengatakan SBY bicara soal potensi kecurangan Pemilu untuk ikut campur tangan lagi di dalam partai. Fadli pun menilai hal-hal itu sah saja.

"Jadi pernyataan itu saya kira lebih kepada statement politik Pak SBY akan ikut campur tangan lagi dalam partainya. Menurut saya sah-sah aja," jelas Fadli.

Sebelumnya, SBY bicara soal potensi tindakan tidak jujur dan tidak adil pada Pemilu 2024. Dia menyebut ada upaya agar Pilpres 2024 nanti hanya akan diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres yang dikehendaki. Itulah sebabnya, SBY mengaku harus turun gunung menghadapi Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan SBY saat rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat 2022, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

"Para kader mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024, saya mendengar mengetahui bahwa ada tanda-tanda pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," kata SBY seperti dilihat detikcom di akun Tiktok @pdemokrat.sumut, Sabtu (17/9/2022). DPD Partai Demokrat Sumatera Utara telah mengizinkan isi Tiktok itu untuk dikutip.

Mahfud Bicara Kecurangan Pemilu

Menko Polhukam Mahfud Md juga menanggapi pernyataan SBY itu. Mahfud menyampaikan ada tidaknya tudingan tersebut, pemilu pasti selalu diwarnai kecurangan.

"Ada atau tidak ada tudingan dari Pak SBY, Pemilu pasti diwarnai kecurangan," kata Mahfud saat dihubungi, Rabu (21/9).

Mahfud mengatakan banyak kecurangan pemilu juga terjadi di zaman SBY. Mahfud menyebut kecurangan tersebut bukan berasal dari pemerintah, melainkan antar-sesama pendukung.

"Pada zaman Pak SBY juga banyak kecurangan. Sebagai hakim MK ketika itu saya tahu itu. Tapi kecurangan yang terjadi bukan kecurangan yang dilakukan pemerintah terhadap parpol, melainkan kecurangan antar pendukung parpol sebagai kontestan pemilu," tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengetahui adanya kecurangan pemilu saat dirinya menjabat sebagai Ketua MK. Kecurangan pemilu diketahui saat adanya gugatan perolehan suara paslon yang digugat ke MK.

Simak juga video 'PD Coba Jelaskan Kekhawatiran SBY Pemilu 2024 Diatur Hanya 2 Paslon':

[Gambas:Video 20detik]



(nhd/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT