ADVERTISEMENT

Legislator Demokrat Cecar KPU-Bawaslu soal Jual Beli Jabatan Badan Ad Hoc

Nahda Utami - detikNews
Selasa, 20 Sep 2022 21:01 WIB
Rapat di Komisi II DPR, Senin (12/9/2022). (Nahda Rizki Utami/detikcom).
Foto: Ilustrasi rapat di Komisi II DPR (Nahda Rizki Utami/detikcom).

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari kemudian menjawab. Dia mengatakan KPU telah melakukan evaluasi terhadap mekanisme rekrutmen badan ad hoc Pemilu. Dia juga mengatakan evaluasi dan saran dari anggota Komisi II DPR akan dipertimbangkan.

"Terkait dengan mekanisme metode rekrutmen badan panitia ad hoc, kami telah melakukan evaluasi baik itu pada kegiatan Pemilu 2019 maupun Pilkada 2020. Oleh karena itu, bahan evaluasi nanti dan juga berdasarkan masukan dari anggota dan pimpinan Komisi II akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk melakukan rekrutmen badan badan ad hoc," ujar Hasyim.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja juga mengatakan pihaknya akan mengantisipasi jual beli jabatan. Bagja mengimbau peserta seleksi melaporkan jika mengalami pungutan liar dalam proses perekrutan badan ad hoc.

"Kami akan memasang nomor hotline yang bisa dihubungi jika pada saat perekrutan itu ada pungutan yang kemudian bertentangan dengan peraturan perundang-undangan untuk kita telusuri jika ada penggunaan uang dalam perekrutan panwas ad hoc," jelasnya.


(nhd/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT