ADVERTISEMENT

PDIP Buka Peluang Koalisi, PPP Rembuk Bersama KIB

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 11:42 WIB
Anggota MPR RI dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi, menjadi pembicara dalam Diskusi Empat Pilar MPR RI dengan Tema Potensi Golput di Pemilu 2019 di Media Center MPR/DPR RI, Jakarta, Senin (18/2/2019).
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

PDIP membuka kemungkinan koalisi 2024 dengan partai pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin. Menghormati sikap PDIP, PPP rembuk dengan Golkar dan PAN yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Kami mengapresiasi, menghormati ajakan PDIP," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

Awiek mengatakan pihaknya terbuka peluang kerja sama dengan seluruh partai politik. Meski begitu, karena PPP sudah membentuk koalisi dengan Golkar dan PAN, maka langkah ke depan akan diputuskan bersama.

"Pada dasarnya kami terbuka dengan seluruh parpol khususnya yang memang pendukung Pak Jokowi. Namun, demikian karena kami sudah tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu, bersama Golkar, PAN, PPP maka kami harus menentukan sikap bersama untuk berkoalisi dengan siapapun ataupun mengusung capres manapun," kata Awiek.

"Karena prinsipnya KIB sudah memenuhi syarat untuk mengusung capres, sekali lagi apakah KIB tetap akan bertiga bertambah dengan partai lain tentu kami hrus memutuskan bersama sama tiga partai," lanjut Awiek.

Awiek menyebut segala keputusan terkait KIB diputuskan berdasarkan musyawarah. Termasuk soal ajakan koalisi 2024 dari eksternal KIB.

"Kami akan rembuk bersama KIB, jadi mau kita berangkat sendiri atau menerima partai lain bergabung ke PDIP itu harus dimusyawarahkan atas kesepakatan bersama yakni Golkar, PAN, PPP harus satu keputusan," ujar Awiek.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT