ADVERTISEMENT

PDIP Buka Kemungkinan Koalisi dengan Parpol Pendukung Jokowi-Ma'ruf

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 12:30 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Eva Safitri/detikcom).
Foto: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Eva Safitri/detikcom).
Jakarta -

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berbicara soal koalisi menuju Pemilu 2024. Hasto menyebut PDIP membuka kemungkinan untuk koalisi dengan partai politik yang mengusung Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.

"Ya tidak hanya dengan Gerindra, PKB, PPP kemudian dengan Golkar dan pendeknya dengan seluruh partai politik yang mengusung Pak Jokowi, kan di antara para ketua umum sering bertemu bersama dengan Pak Presiden dengan Ma'ruf Amin, kami sering berdialog," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2022).

Hasto mengatakan koalisi yang telah terjalin partai politik lain mulai dari PAN, PPP, Golkar yang disebut dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) maupun Gerindra dengan PKB, itu merupakan bagian strategi setiap partai. PDIP, kata Hasto, punya strategi sendiri untuk menentukan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Bahwa setiap partai ada yang saat ini memulai kerja sama seperti adanya KIB seperti adanya Gerindra dan PKB itu merupakan bagian strategi setiap partai, PDIP punya strategi tersendiri tapi pada akhirnya seluruh kerja sama itu akan bermuara pada siapa yang menjadi calon presiden dan calon wakil presiden," ujarnya.

Hasto mengatakan partainya akan memilih presiden dan wakil presiden berdasarkan pilihan rakyat. Nantinya, kata Hasto, PDIP akan menentukan ke mana arah kerja sama itu akan dikerucutkan.

"Sementara bagi kami presiden dan wakil presiden yang memilih rakyat, sehingga turun ke rakyat itu yang menjadi skala prioritas dan yang nantinya akan bermuara pada kerja sama itu. PDIP akan ikut menentukan ke arah bandul mana kerja sama itu dikerucutkan," ujarnya.

Simak juga video 'Effendi Simbolon Sebut Puan Paling Berpeluang di PDIP Maju Nyapres':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT