INTERMESO

Optimisme & Kepercayaan VinFast Terhadap Pasar Indonesia

Seksinya Indonesia di mata industri kendaraan listrik Vietnam.

Foto : Dok.VinFast Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026

Dealer VinFast Indonesia berkesempatan berkunjung langsung ke Vietnam untuk menyaksikan dan merasakan ekosistem VinFast. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami lebihdalam bagaimana industri dan layanan yang terintegrasi penuh dijalankan dalam skala besar,sekaligus menginspirasi pengembangan di Indonesia.

Di kompleks manufaktur Hai Phong, dealer VinFast Indonesia menyaksikan tingkat otomatisasi tinggi,rantai pasokan terintegrasi vertikal, dan sistem kontrol kualitas yang diukur secara internasional.Namun yang paling membekas adalah arsitektur yang lebih luas yakni terkait upaya VinFast Vietnammengembangkan industri, pendidikan, kesehatan, dan perhotelan. Mereka juga membangun fondasiuntuk pertumbuhan berkelanjutan dan jangka panjang daripada mengejar ekspansi jangka pendek.

“Dari pabrik hingga universitas, rumah sakit, dan hotel, semuanya mencerminkan kemampuaneksekusi skala besar dan visi strategis jangka panjang,” kata Direktur Dealer VinFast di Regol -Bandung, Pekanbaru- Riau, dan Jawa Barat, Hartono Kurniawan dalam keterangan tertulis, Senin(2/2/2026).

Hartono Kurniawan mengatakan terbangunnya ekosistem tersebut mampu memberikan dampakpositif terhadap pengembangan bisnis. Sebab ekosistem terintegrasi mampu meningkatkankepercayaan terhadap mitra internasional.

“Hal itu menciptakan kepercayaan yang signifikan bagi mitra internasional,” tuturnya.

Persisnya kepercayaan pada fondasi ekosistem inilah yang kini mendasari harapan dealer Indonesiaterhadap arah perkembangan VinFast di Indonesia. Apalagi saat ini, pasar elektrifikasi Indonesiamemasuki fase percepatan.

Strategi Multi-Segmen dari SUV Listrik hingga MPV
Hartono mengatakan perkembangan pasar otomotif Indonesia unik dengan MPV 7-penumpangtetap kuat berdampingan dengan SUV perkotaan. Strategi produk multi-segment VinFast sejalandengan pola konsumsi lokal.

Model SUV listrik sudah tersedia, sementara MPV, segmen yang secara strategis kritis sedangdipersiapkan untuk diluncurkan. Menurut Hartono, fenomena itu menjadi sinyal positif.

“MPV sangat penting di Indonesia. Jika VinFast terus memperluas portofolio produknya danmemperkuat dukungan ekosistem, merek ini dapat bersaing di level atas,” ujarnya.

Salah satu promosi untuk rangkaian kendaraan listrik dari VinFast.
Foto : Dok.VinFast Indonesia

Portofolio produk yang beragam tidak hanya meningkatkan penetrasi pasar, tetapi juga memperkuat posisi merek sebagai produsen komprehensif, faktor penting dalam membangun kredibilitas di pasarbaru.

Ekosistem Sebagai Keunggulan Struktural di Pasar
Sementara itu, General Manager Dealer VinFast Bali, Gede Sastrawan mengatakan ekosistem terintegrasi merupakan strategi utama VinFast.

“Ada banyak produk bagus di pasar. Namun, keunggulan kompetitif jangka panjang tidak datang dari satu model saja. Itu datang dari struktur yang mendukung seluruh siklus hidup pelanggan, mulai dari infrastruktur pengisian daya dan layanan purna jual hingga kemampuan manufaktur domestik,” ujarGede.

Menurutnya, pada tahap awal adopsi kendaraan listrik, hambatan utama bagi konsumen Indonesiabukan hanya kinerja produk. Namun hambatan itu terkait dengan keandalan infrastruktur dankemudahan penggunaan sehari-hari.

Karena itu, Gede menekankan bahwa pemasangan dan pemeliharaan stasiun pengisian daya denganstandar operasional tinggi adalah hal yang tidak dapat ditawar.

“Stasiun pengisian daya harus beroperasi dengan andal, dipelihara dengan baik, dan didistribusikansecara strategis di lokasi-lokasi kunci. Begitu infrastruktur dapat diandalkan, sentimen konsumenakan berubah dengan cepat,” tuturnya.

“Pendekatan ini menunjukkan bahwa VinFast tidak hanya bersaing berdasarkan atribut produk,tetapi juga kemampuan membangun ekosistem, keunggulan struktural di pasar yang sedangmengalami transformasi fundamental,” sambungnya.

Manufaktur Lokal & Langkah Strategis VinFast untuk Indonesia
Gede mengatakan kehadiran Pabrik CKD VinFast di Indonesia sebagai langkah strategis yang krusial. Sebab kehadiran pabrik dinilai mampu mengefisienkan biaya dan mengukuhkan posisi brand.

Menurutnya, produksi domestik akan mengoptimalkan harga melalui tenaga kerja dan bahan baku lokal, sekaligus sejalan dengan kebijakan lokalisasi Indonesia. Hal ini menciptakan keunggulankompetitif dalam perpajakan, penetapan harga, dan partisipasi dalam program pemerintah.

Kompleks pabrik VinFast di Hai Phong, Vietnam, yang merupakan pusat manufaktur utama perusahaan.. 
Foto : Dok.VinFast Indonesia

Dari perspektif jangka panjang, dia mengatakan langkah investasi pabrik VinFast sebagai keseriusan perusahaan. Sebab ketika membangun pabrik maka perusahaan itu serius dan percaya terhadap pasar suatu negara.

Apalagi saat ini, bisa dikatakan masih sedikit perusahaan kendaraan listrik yang berinvestasi dimanufaktur Indonesia.

Menurutnya, dengan penetrasi EV yang meningkat, kapasitas produksi dalam negeri akanmemainkan peran kunci dalam menentukan daya saing baik dari segi skala maupun harga.

“Sedikit merek EV yang berinvestasi dalam manufaktur lokal di Indonesia. Ketika sebuah perusahaanmembangun pabrik, hal itu menandakan kepercayaan terhadap pasar dan strategi pengembanganjangka panjang,” katanya.

Sepeda Motor Listrik Katalis Pertumbuhan Jangka Pendek dan Menengah
Meskipun mobil listrik mewakili pilar strategis jangka panjang, Gede meyakini motor listrik dapat menjadi segmen terobosan pertama di Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia. Bali, sebagai pusat pariwisata internasional, otoritas lokal aktif mempromosikan inisiatif pengurangan emisi, menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk elektrifikasi kendaraan roda dua.

“Banyak hotel, resor, dan villa telah mulai beralih ke sepeda motor listrik untuk operasional internal.Kami melihat minat yang kuat dari konsumen dan media,” kata Gede.

Preferensi konsumen di Bali dan pusat-pusat perkotaan besar pun cenderung mengarah pada desainyang lebih besar, sporty, dan ekspresif. Gede optimistis VinFast bisa bersaing secara efektif untukpasar Indonesia dengan menghadirkan berbagai produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan jangkauan operasional sekitar 200 kilometer, Gede meyakini sepeda motor listrik dapatmelayani pengemudi layanan ride-hailing dan commuter perkotaan. Hal itu untuk melayani duakelompok pengguna dengan volume dan frekuensi tinggi.

Seorang pekerja sedang memeriksa rangka bodi kendaraan di fasilitas produksi milik Vinmetal
Foto : Dok.VinFast Indonesia

“Seiring dengan percepatan elektrifikasi transportasi oleh pemerintah Indonesia, sepeda motor listrik dapat berfungsi sebagai alat pemasaran, memperkuat pengenalan merek sebelum segmen mobil listrik mencapai kematangan penuh,” tuturnya.

Menurut Gede, ada tiga pilar esensial yang perlu diperhatikan yakni harga yang kompetitif,infrastruktur pengisian daya yang luas, dan solusi penukaran baterai yang nyaman. Elemen-elemenini akan menentukan pengalaman pengguna pada tahap awal dan VinFast berada dalam posisi yangbaik untuk melaksanakannya secara efektif.

Gede menekankan kemampuan purnajual dan ketersediaan suku cadang juga mampu memberikankenyamanan kepada para konsumen.

“Sistem garansi, komponen yang mudah didapat, dan proses layanan profesional adalah dasarkepercayaan jangka panjang,” ujarnya.

Gede mengatakan penerapan dan perbaikan sistem purna jual VinFast di Indonesia dalam waktu dua tahun sejak kehadirannya menunjukkan kemampuan adaptasi tinggi merek ini di lingkunganoperasional baru.

“Berdasarkan pengalaman langsung mereka di Vietnam dan penilaian terhadap potensi pasardomestik Indonesia, dealer-dealer Indonesia memandang VinFast bukan hanya sebagai pendatangbaru, tetapi sebagai pemain struktural yang mampu mengubah dinamika persaingan,” jelasnya.

Ia optimistis ekosistem yang terintegrasi, strategi lokalisasi, portofolio produk multi-segmen, danpeta jalan elektrifikasi yang komprehensif mampu menciptakan kedalaman dalam pengembangan,daripada bergantung pada siklus satu model produk saja.

Menurutnya, perusahaan yang mampu beroperasi pada skala ekosistem akan memiliki keunggulanyang berkelanjutan. Apalagi di pasar Indonesia cukup dinamis dan perkembangan elektrifikasinyatengah berkembang menjadi arah kebijakan.

“Jika peluncuran di Indonesia meniru kecepatan dan disiplin operasional yang diamati di Vietnam,dealer meyakini VinFast tidak hanya akan ikut serta dalam persaingan tetapi berpotensi munculsebagai kekuatan utama yang membentuk era mobilitas listrik di Asia Tenggara,” tutupnya.


Penulis: Duta Aulia (BNR)
Editor: Duta Aulia (BNR)
Desainer: Fuad Hasim

***Komentar***
[Widget:Baca Juga]
SHARE