"Saya sedang menginventarisir, saya akan memberikan santunan pada beliau pejuang demokrasi, rencananya saya akan mendatangi masing-masing atau teknisnya berkumpul di satu tempat, kita akan berikan santunan," kata Pj Gubernur Banten Al Muktabar ke wartawan di Serang, Kamis (22/2/2023).
Anggaran yang disediakan pemprov, bisa saja diberikan dari biaya tidak terduga. Pemprov masih menghitung dan meminta data ke penyelenggaran baik KPU maupun Bawaslu untuk jumlah pasti korban yang meninggal dunia.
"Di Banten ini kita pastikan dulu datanya. Jadi mulai dari tahap persiapan, katanya ada juga mulai melipat kertas dan seterusnya mereka dipanggil Yang Maha Kuasa, itu bagian dari proses dan bagian mengawal demokrasi," paparnya.
Ia berharap, setelah mendapatkan jumlah pasti, santunan bisa diberikan ke pihak keluarga pada Jumat (23/2) besok. Apalagi, secara anggaran Pemprov Banten memiliki biaya tidak terduga yang peruntukannya untuk keadaan darurat atau bencana.
"Jumlahnya sedang kita cek dan sesuaikan mudah mudahan besok dapat kita salurkan," paparnya. (bri/dnu)











































