Harusnya simulasi itu harus sesuai dengan pasangan calon, supaya masyarakat tidak bingung. Seharusnya ya 3 calonnya," kata Ketua DPC PDIP Blora, M Dasum dilansir detikJateng, Selasa (30/1/2024).
Dasum mengaku heran dengan KPU. Dia mempertanyakan kenapa KPU tidak menampilkan tiga paslon, padahal Pilpres 2024 ini ada tiga paslon.
"Itu yang kita heran sama KPU, kenapa seperti itu? Calonnya 3, kemarin dikasih 2, terus ini dikasih 4. Kan membingungkan," ucap Dasum.
Terkait hal itu, Komisioner KPU Blora, Ahmad Solikin buka suara. Dia mengatakan contoh surat suara yang menggunakan gambar 4 pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Dia beralasan, KPU pernah menggelar simulasi menggunakan gambar 2 paslon namun menuai protes.
"Kemarin 2 pasangan calon. Untuk yang presiden ini 4 pasangan calon. Presiden mulai nomor 65, 66, 67 dan 68," kata Solikin.
Simak lengkapnya di sini. (zap/imk)











































