Hal ini disampaikan Cak Imin merespons cuitannya di akun X (Twitter). Cak Imin meminta NU tetaplah menjadi organisasi Islam yang independen.
"Tetaplah menjadi NU tapi jangan menjadi Nahdlotul Umaro' ansich," cuit Cak Imin di akun X @cakimiNOW
, dilihat Sabtu (30/12/2023).
Dikonfirmasi terpisah, Cak Imin menjelaskan. Dia berharap posisi NU tidak boleh subordinat atau tak boleh menjadi pelayan salah satu kelompok.
"Ya sejauh saya pelajari sejarah NU, NU memang menjadi kekuatan yang tidak subordinat ya, dari proses berbangsa dan bernegara, apalagi hanya menjadi pelayan satu kelompok," kata Cak Imin usai mengunjungi kerajinan gamelan di Magetan, Jawa Timur, Sabtu (30/12/2023).
Cak Imin mengatakan netralitas NU tak boleh goyah. Apalagi, lanjutnya, jika NU berpihak kepada salah satu pasangan calon (paslon) secara agresif.
"Apalagi tidak konsisten netralitasnya, netralitasnya menjadi terganggu kalau terlibat apalagi memihak salah satu calon dengan membabi buta," imbuhnya. (dwr/jbr)











































