Survei dilakukan Litbang Kompas terhadap 1.364 responden yang dipilih secara acak. Survei dilakukan pada 29 November hingga 4 Desember 2023. Metode penelitian yaitu dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.
Tingkat kepercayaan pada hasil survei ini 95%. Sementara margin of error penelitian +-2,65%.
Pada survei kali ini, tingkat keterpilihan Gerindra mencapai 21,9 persen. Elektabilitas Gerindra naik dibandingkan hasil survei pada Agustus lalu yaitu 18,9%.
Sementara itu, PDIP kini ada di posisi kedua dengan elektabilitas 18,3%. Ini berarti elektabilitas PDIP turun dari angka 24,4% di Agustus 2023.
Litbang Kompas mencatat Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) juga mengalami tren positif elektoral. Salah satu parpol yang disorot juga adalah PSI yang elektabilitasnya 2,6% di survei kali ini. Sebelumnya tingkat keterpilihan PSI kurang dari 1 persen.
Berikut hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada Selasa (12/12/2023):
Desember 2023
Gerindra: 21,9%
PDIP: 18,3%
Golkar: 8,0%
PKB: 7,4%
Nasdem: 4,9%
PKS: 4,5%
Demokrat: 4,5%
PAN: 4,2%
PSI: 2,6%
PPP: 2,4%
Perindo, Hanura, Partai Buruh, PBB, Partai Garuda, Partai Ummat, Partai Gelora: 4%
Belum memutuskan: 17,3%
Agustus 2023
PDIP: 24,4%
Gerindra: 19,9%
PKB: 7,6%
Golkar: 7,2%
Demokrat: 7,0%
PKS: 6,3%
Nasdem: 5,9%
PAN: 3,4%
PPP: 1,6%
PSI: 0,8%
Perindo, Hanura, Partai Buruh, PBB, Partai Garuda, Partai Ummat, Partai Gelora: 5,5%
belum memutuskan: 11,4%
Simak Video 'Peta Kekuatan Capres 2024 Versi Litbang Kompas':
(dwia/imk)











































