Waketum PAN Rayu Gerindra-PKB Gabung KIB: Janur Kuning Belum Melengkung

ADVERTISEMENT

Waketum PAN Rayu Gerindra-PKB Gabung KIB: Janur Kuning Belum Melengkung

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 24 Jan 2023 16:39 WIB
Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto mengajak generasi muda Indonesia untuk menggelorakan Empat Pilar MPR yang terdiri dar Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.
Yandri Susanto (Foto: Dok. MPR RI)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto merespons pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang terbuka dengan partai lain untuk bergabung ke koalisinya. Yandri berbalik mengajak Gerindra dan PKB bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Ya kalau mau, Gerindra PKB gabung ke KIB. Kita welcome banget tuh," kata Yandri di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Yandri menyebut KIB yang terdiri dari PAN, Golkar dan PPP terbuka dengan partai parlemen maupun non-parlemen yang ingin bergabung ke koalisi. Menurutnya komunikasi dengan semua partai baik.

"Di KIB kan dari dulu kita memang apakah itu partai non-parlemen maupun non parlemen kita buka diri. Dan komunikasi itu terus kita lakukan. Dengan Gerindra baik, dengan PKB juga komunikasi dengan semua partai kita lakukan komunikasi," kata dia.

Yandri mengatakan selama kesepakatan yang sah terkait koalisi belum terwujud, maka komunikasi masih terjalin baik dengan semua partai. Meski demikian, ia menegaskan bahwa KIB hingga saat ini solid.

"Menurut PAN itu sebelum janur kuning melengkung, kalau istilahnya orang mau menikah ya sebelum ijab kabul semua masih bisa terbuka. Tapi, kita pastikan insyaallah 3 partai ini solid, PAN, Golkar, PPP solid. Dan kita berharap ada tambahan dari yang lain apakah itu partai baru yang diumumkan KPU, maupun yang lama," tutur Yandri.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKB di Menteng, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Prabowo menyebut koalisi terbuka untuk menambah partai lain.

"Hari ini ini kita resmi membuka Sekber Gerindra-PKB sebagai wujud pelaksanaan implementasi dari kerjasama politik yang sudah kita putuskan dan sepakati bersama beberapa bulan lalu di Sentul, Jawa Barat, persisnya tanggal 13 Agustus 2022," kata Prabowo di Sekber, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023).

Prabowo menyebut Sekber diresmikan Partai Gerindra dan PKB untuk menyongsong Pemilu 2024. Prabowo menyebut peresmian Sekber sebagai pertanda bahwa koalisi PKB-Gerindra solid.

"Jadi hari ini adalah suatu bukti bahwa kerjasama kita solid, tekad kita solid, semangat kita tinggi, optimisme kita besar, keyakinan besar kita akan maju ke rakyat, untuk membela kepentingan rakyat," kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengungkap peluang partai lain gabung Sekber Gerindra-PKB. Dia meyakini Sekber Gerindra-PKB tak hanya akan diisi 2 partai.

"Jadi Ini awalan yang jelas terhadap partai kebangsaan yang agamis, partai agamis yang kebangsaan. Kami yakin tidak hanya sebatas dua partai mungkin juga," tutur Prabowo.

Simak Video 'KIB soal Pendirian Sekber Gerindra-PKB: Nggak Terlalu Penting':

[Gambas:Video 20detik]



(dwr/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT