Saat Bamsoet Singgung Perpanjangan Jabatan Presiden Jelang 2024

ADVERTISEMENT

Saat Bamsoet Singgung Perpanjangan Jabatan Presiden Jelang 2024

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 21:18 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok. MPR RI)
Jakarta -

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta penyelenggaraan pemilu 2024 diperhitungkan kembali tepat atau tidaknya dilaksanakan di tengah kondisi RI yang belum pulih pasca pandemi. Dia bahkan menyinggung perpanjangan masa jabatan. Apa maksudnya?

Pernyataan Bamsoet itu disampaikan saat dirinya hadir menjadi salah satu narasumber pada rilis survei Poltracking yang digelar virtual, Kamis (8/12/2022). Bamsoet memberikan komentar terhadap hasil rilis yang menunjukkan tingginya kepuasan responden terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

73,2% Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf

Survei Poltracking ini digelar pada pada 21-27 November 2022 dengan total 1.220 responden. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak atau multistage random sampling.

Responden diwawancara secara tatap muka langsung. Adapun margin of error dalam survei ini +- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda awalnya membeberkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah Jokowi-Ma'ruf. Sebanyak 73,7% responden merasa puas, sedangkan 18,3% menyatakan tidak puas. Sisanya mengaku tidak tahu sebanyak 8%.

"Evaluasi kinerja pemerintahan presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, yang kita ukur pertama adalah tingkat kepercayaan, ini standarnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintahan adalah 73,7 persen," kata Hanta Yuda dalam konferensi pers, Kamis (8/12/2022).

Kemudian survei didalami dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf. Dari indikator itu didapat tingkat kepuasan kinerja Jokowi-Ma'ruf sebesar 73,2%, sedangkan 19% mengaku tidak puas, sementara tidak tahu 7,8%.

"Kemudian kita bergeser pada pendalaman tingkat kepuasan. Tingkat kepercayaan terhadap pemerintahan secara keseluruhan yaitu gabungan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, sebesar 73,2 persen," ujar Hanta Yuda.

"Dan angka ini kalo kita bandingkan dengan survei-survei kami dan beberapa lembaga, ada tren kenaikan. Yang tidak puas 19 persen, yang tidak tahu atau tidak jawab 7,8 persen," lanjutnya.

Bamsoet Tanya Apa Masyarakat Masih Ingin Dipimpin Jokowi

Bamsoet tidak heran dengan hasil survei itu, karena menurutnya sesuai dengan apa yang dicapai pemerintahan Jokowi-Ma'ruf saat ini.

"Terkait dengan kepuasan publik atau masyarakat terhadap pemerintah Presiden Jokowi tentu tidak terlepas dari berbagai prestasi dan pencapaian yang dilakukan kedua beliau, baik pak Jokowi atau pak Maruf Amin," kata Bamsoet dalam paparannya saat rilis Survei Poltracking Indonesia secara virtual, Kamis (8/12/2022).

Terlepas dari situ, Bamsoet mempertanyakan korelasi angka tersebut dengan keinginan masyarakat dipimpin Jokowi.

"Pertanyaan pentingnya bagi saya bukan soal puas atau tidak puasnya publik. Tapi apakah ini berkorelasi dengan keinginan publik untuk terus presiden Jokowi ini memimpin kita semua," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Lihat juga Video: Sapu Hoaks Pemilu 2024 di Medsos, Meta Komunikasi dengan Pemerintah

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT