Golkar soal 'Langkah Serius' Jokowi: Dinamika Pilpres Masih Panjang

ADVERTISEMENT

Golkar soal 'Langkah Serius' Jokowi: Dinamika Pilpres Masih Panjang

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 08:43 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily
Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom
Jakarta -

Ketua DPP PKB Faisol Riza mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ambil langkah serius jika tak ada bakal calon presiden yang memiliki elektabilitas stabil 30 persen di lembaga survei. Golkar yakin Jokowi yakin merupakan figur negarawan dan bertindak sesuai konstitusi.

"Saya kira, Presiden Jokowi merupakan figur negarawan yang akan fokus untuk menyelesaikan masa jabatannya dengan legacy yang akan dikenang rakyat Indonesia dengan berbagai prestasi-prestasi yang ditorehkannya," ucap Ketua DPPP Golkar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Senin (5/12/2022).

Ace menyakini Jokowi akan menyerahkan soal capres itu kepada mekanisme konstitusional yang telah diatur. Soal banyaknya bakal calon presiden, menandakan banyaknya tokoh akan melanjutkan pembangunan Jokowi.

"Soal Capres 2024, Presiden Jokowi akan menyerahkan pada mekanisme konstitusional yang telah diatur dalam UU Pemilu. Sudah banyak figur yang disebut-sebut sebagai Capres. Ini menandakan bahwa bangsa ini tidak kekurangan figur yang siap meneruskan kepemimpinan beliau dan melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan beliau," katanya.

Kemudian, menurut Golkar, proses pemilu masih panjang. Waktu pencoblosan Pilpres berlangsung pada 14 Februari 2024.

"Masih satu tahun lebih menuju pesta demokrasi itu. Dinamikanya masih panjang," katanya.

Partai Golkar sampai saat ini masih mengusung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden. "Partai Golkar akan terus berjuang menaikkan elektabilitas beliau dengan waktu yang tersisa ini," katanya.

Untuk diketahui, kabar Jokowi akan mengambil langkah serius diungkap Ketua DPP PKB Faisol Riza lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya @faisol8418. Dia menyatakan keyakinannya jika Jokowi akan mengambil langkah serius.

Langkah serius itu kata Faisol akan dilakukan setelah Jokowi melihat tidak ada capres yang elektabilitasnya mencapai angka stabil.

"Akan ada langkah sangat serius dari Pak Jokowi setelah melihat semua capres tidak ada yang stabil di angka survei 30%. Percayalah," demikian pernyataan Faisol tersebut.

Simak juga 'Mereka yang Bisa Jadi Kejutan di Tahun Politik':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT