RK dan Khofifah Dinilai Mampu Jadi Kuda Hitam Saingi Anies-Ganjar-Prabowo

ADVERTISEMENT

RK dan Khofifah Dinilai Mampu Jadi Kuda Hitam Saingi Anies-Ganjar-Prabowo

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 05 Des 2022 21:25 WIB
Jakarta -

Guru Besar Komunikasi Politik UPI Karim Suryadi berbicara mengenai kejutan calon presiden pada Pilpres 2024. Karim menilai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa menjadi kuda hitam dan mengalahkan sosok yang muncul di tiga besar survei capres.

Karim awalnya berbicara mengenai 3 nama yang sering muncul pada jajaran 3 besar survei capres yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Itu disampaikan Karim dalam acara 'Adu Perspektif: Mereka yang Bisa Jadi Kejutan di Tahun Politik' kolaborasi detikcom dan Total Politik, Senin (5/12/2022).

"Salah satu kejutan yang mungkin adalah munculnya orang-orang yang sering disebut dalam survei itu. Sebab, menurut saya, tiga besar yang disebut tadi itu gaib juga. Kenapa saya bilang gaib, atas dasar apa mereka muncul? Selain karena 3 besar itu selalu muncul dalam survei meskipun dalam urutan yang berbeda," kata Karim.

Karim menilai nama yang sering muncul pada 3 besar hasil survei bukan hasil dari kinerja. Akan tetapi, kata dia adanya daya persuasif.

"Bukan fakta kinerja, bukan fakta keunggulan prestasi, bukan. Tetapi karena mereka muncul di berbagai survei, maka itu memberikan daya persuasi, atau istilahnya tadi menghegemoni tadi," katanya.

Karim lantas berbicara plus minus survei. Menurutnya calon yang disodorkan harus melihat pada kinerja dan prestasi.

"Nah ini sebenarnya plus minusnya survei, karena dengan daya hegemoninya seakan-akan sudah menyimpulkan di awal bahwa hanya 3 calon yang layak, padahal banyak calon lain," jelasnya.

"Jadi menurut saya akan bermanfaat kalau kita buka perspektif itu dengan melihat jejak-jejak prestasi yang bisa disodorkan, yang bisa ditawarkan. Jadi yang kita butuhkan sekarang sebenarnya bukan hanya politisi panggung, politisi survei, yang kita butuhkan adalah politisi pekerja yang membuat track record-nya, yang membuat popularitasnya, yang membuat catatan dirinya berdasarkan kerja, kerja," katanya.

Karim lantas mengungkap sosok yang bisa diperhitungkan berdasarkan kinerja itu. Mereka adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Kita bisa melihat ada beberapa gubernur, ada Gubernur Jawa Timur misalnya, ada Gubernur Jawa Barat yang punya prestasi menurut saya, dan ini bisa dilihat," katanya.

"Mereka adalah gubernur yang dinilai prestisius, yang mungkin luput dari penilaian pimpinan partai tapi dia akan menyeruak sejalan dengan kerja-kerjanya, sejalan dengan solusi yang ditawarkan, yang merespons berbagai persoalan," imbuhnya.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT