PKB Manut Jokowi soal Adu Ide Bukan Adu Domba di Pemilu: Biar Teduh

ADVERTISEMENT

PKB Manut Jokowi soal Adu Ide Bukan Adu Domba di Pemilu: Biar Teduh

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 04 Des 2022 13:39 WIB
Daniel Johan
Foto: Ketua DPP PKB Daniel Johan. (dok Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar kontestasi Pemilu 2024 diisi dengan adu ide dan gagasan, bukan adu domba. PKB meminta para partai politik (parpol) berkomitmen mengikuti arahan Jokowi tersebut.

Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan pihaknya sepakat dengan pesan Jokowi tersebut. Hal ini, menurutnya, juga menunjukkan keseriusan Jokowi dalam menjaga stabilitas situasi politik menjelang pemilu serentak 2024.

"Sepakat banget dong dan itu sudah sekian kali ditekankan oleh Presiden, wujud keseriusan beliau betapa pentingnya menjaga kondisi masyarakat tetap teduh di tengah situasi dinamis tahun politik," kata Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (4/12/2022).

Daniel Johan mengatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pun telah melakukan apa yang disampaikan Jokowi. Menurutnya, Cak Imin bersama PKB memulainya dengan mengusung tradisi adu ide melalui pemikirannya dalam buku 'Visioning Indonesia'.

"PKB dan Cak Imin sendiri sudah sejak awal melakukan apa yang disampaikan presiden dengan memulai tradisi adu ide melalui serangkaian kegiatan Visioning Indonesia dan 'Mata Air Indonesia Maju," ujarnya.

Dengan demikian, dia mendorong seluruh parpol peserta pemilu agar berkomitmen mewujudkan apa yang dikehendaki Jokowi tersebut. "Ini harus menjadi komitmen seluruh pihak dan peserta pemilu," katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan sejumlah wanti-wanti dalam penyelenggaraan pemilu di 2024 mendatang. Salah satunya, dia berpesan agar tak ada adu domba dalam pemilu melainkan adu gagasan.

"Kita harus mendorong kampanye berkualitas yang menyehatkan demokrasi kita, optimalkan teknologi informasi, mengedepankan politik adu ide, adu gagasan, bukan politik adu domba," ujar Jokowi di Convention Hall Beach City Entertainment Center (BCEC), Ancol, Jakarta Utara, Jumat (2/12).

Jokowi juga mengingatkan agar KPU memperkuat pendidikan politik. Baik itu untuk para kontestan, masyarakat dan para peserta pemilu yang damai dan berintegritas.

"Dan menolak tindakan tak terpuji yang menciderai demokrasi, menyebar fitnah, ujaran kebencian, politik uang dan lain-lain," ucap Jokowi.

(fca/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT