Survei Cawapres Indikator: RK Teratas, Erick Thohir Makin Menguat

ADVERTISEMENT

Survei Cawapres Indikator: RK Teratas, Erick Thohir Makin Menguat

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 00:17 WIB
Erick Thohir
Foto: Erick Thohir (Istimewa)
Jakarta -

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis survei terkait elektabilitas calon wakil persiden (cawapres) di Pilpres 2024. Hasilnya, nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tertinggi, sedangkan elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir juga semakin menguat.

Survei ini digelar pada 30 Oktober hingga 5 November 2022 dengan melibatkan 1.220 responden dari 34 provinsi. Para responden dipilih berdasarkan hasil penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dan diwawancara secara tatap muka.

Survei ini memiliki angka toleransi kesalahan atau margin of error +/- 2,9 persen. Adapun tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Para responden ditanyakan 'jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang ibu/bapak anggap paling pantas sebagai calon wakil presiden di antara nama-nama berikut?'. Hasilnya, RK berada di posisi teratas dengan 19,7 persen, sedangkan Erick Thohir semakin menguat dengan 9,6 persen.

Berikut ini hasil elektabilitas cawapres:

Ridwan Kamil 19,7%
AHY 16,3%
Sandiaga Uno 12,8%
Erick Thohir 9,6%
Khofifah I Parawansa 5,3%
Andika Perkasa 3,3%
Puan Maharani 3,1%
Tri Rismaharini 2,7%
Susi Pudjiastuti 2,2%
M Mahfud Md 2%
Airlangga Hartarto 1,6%
Gatot Nurmantro 1,3%
Sri Mulyani Indrawati 0,9%
Tito Karnavian 0,7%
Cak Imin 0,6%
Moeldoko 0,2%
Zulhas 0%
Salim Segaf Al-Jufri 0%
Lainnya 2,1%
TT/TJ 15,5%.

"Survei Indikator: Makin menguat, Erick Thohir figur potensial cawapres," demikian judul keterangan pers dari Indikator Politik Indonesia, Kamis (1/12/2022).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhannudin Muhtadi, menyoroti secara khusus elektabilitas Erick Thohir. Dia menilai Erick Thohir menjadi salah satu figur yang mengalami kenaikan dukungan sejak Agustus 2022, sedangkan nama lain cenderung mengalami penurunan.

"Kalau kita melihat, basis Erick Thohir itu kebanyakan pemilih kota, anak muda, Nahdlatul Ulama, dan nonmuslim," ujar Burhanuddin.

Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan mayoritas pemilih Erick atau 19,2 persen ingin Erick berpasangan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sementara 7,3 persen lainnya ingin dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, dan sebagian kecil atau 3,9 persen menduetkan Erick dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Erick punya kecocokan dengan Ganjar dan hampir memiliki kesamaan basis pemilih. Maka lumrah kalau elektabilitas keduanya bagus saat simulasi survei. Basisnya Ganjar mirip dengan Erick. Wajar ada yang menginginkan Erick jadi pendampingnya Ganjar," ujar Burhanuddin.

(maa/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT