Peneliti Indikator Politik Ungkap Faktor Suara Anies Menguat di Survei

ADVERTISEMENT

Peneliti Indikator Politik Ungkap Faktor Suara Anies Menguat di Survei

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 15:40 WIB
Anies Baswedan (Mulia Budi/detikcom).
Foto: Anies Baswedan (Mulia Budi/detikcom).
Jakarta -

Indikator Politik Indonesia menggelar survei elektabilitas calon presiden (capres) di Pilpres 2024 nanti. Berdasarkan survei itu, eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengalami peningkatan suara usai dideklarasikan NasDem menjadi capres.

"Pascadeklarasi sebagai bakal calon presiden oleh Partai NasDem pada 3 Oktober lalu nama Anies Baswedan memang kian semakin memperoleh atensi pemilih," kata peneliti Indikator Politik, Bawono Kumoro kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).

Bawono mengatakan safari politik Anies dan NasDem juga menjadi faktor peningkatan suara Anies. Hingga kini popularitas Anies mendekati angka 90 persen.

"Safari politik mengunjungi daerah-daerah juga dilakukan oleh Anies dan Partai NasDem selama dua bulan terakhir belakangan juga turun berkontribusi terhadap peningkatan popularitas Anies. Sebelum deklarasi dan safari politik dilakukan popularitas Anies belum mendekati angka 90 persen," katanya.

"Dalam temuan survei pascadeklarasi ini popularitas Anies Baswedan telah mencapai 89 persen," tambahnya.

Selanjutnya, popularitas yang telah diraih Anies itu, katanya, tentu membawa Anies ke posisi dua besar di antara tiga nama capres lainnya. Dua nama itu yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

"Peningkatan popularitas tersebut tentu saja juga mempengaruhi peningkatan elektabilitas Anies saat ini hingga berada di posisi dua besar
karena tidak mungkin orang akan memilih calon tidak dia kenal," katanya.

Sementara, itu berdasarkan survei secara tertutup denga simulasi tiga nama, Ganjar tetap berada di posisi pertama dengan angka 33,9 persen. Lalu, Anies di angka 32,2 persen dan Prabowo 23,9 persen.

Survei ini dilakukan dalam jangka waktu 30 Oktober-5 November 2022. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan total 1.220 responden.

Survei dilakukan dengan tatap muka secara langsung. Margin of error survei ini kurang lebih sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Didapatkan fakta juga bahwa elektabilitas Ganjar menurun. Sementara, Anies dan Prabowo mengalami peningkatan.

"Anies menguat sementara Ganjar dan Prabowo menurun dibanding temuan sebelumnya," kata Burhanuddin dalam konferensi persnya.

Lihat juga video 'Charta Politika: Pertarungan Pilpres Mengerucut ke Anies-Ganjar':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT