PAN Ungkap Airlangga Hartarto Jadi Capres Prioritas KIB

ADVERTISEMENT

PAN Ungkap Airlangga Hartarto Jadi Capres Prioritas KIB

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 22:51 WIB
Jakarta -

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan perkembangan terbaru dari pembicaraan soal capres yang bakal diusung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Zulhas mengungkapkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjadi capres yang diprioritaskan KIB.

Hal itu disampaikan Zulhas usai menggelar pertemuan dengan ketua umum parpol di poros KIB lainnya, yakni Airlangga dan Plt Ketua Umum PPP Mardiono. Pertemuan yang dibalut dengan makan malam atau dinner itu digelar secara tertutup di sebuah restoran di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).

Zulhas mulanya menyinggung kriteria pemimpin yang disampaikan Presiden Jokowi, yakni berambut putih dan berwajah banyak kerutan. Menurutnya, masing-masing parpol di KIB masuk kriteria tersebut.

"Kita juga ngomong capres, capres gimana? Kalau kriterianya Pak Jokowi kan kerutan wajah, tuh banyak lihat aja tuh Pak Airlangga kerutan semua tuh wajahnya, ya, Pak Mardiono juga. Kalau saya nggak rambut putih, tapi jenggotnya putih, lebih sakti," kata Zulhas.

Menteri Perdagangan ini mengatakan capres dari KIB mengutamakan figur internal. Menurutnya, Airlangga-lah yang menjadi prioritas untuk dicalonkan di pilpres mendatang.

"Kami tadi sepakat karena demokrasi itu kan pilarnya partai politik. Kalau ketua umum partai politik nggak berani nyapres, terus gimana? Demokrasi kita gimana? Oleh karena itu prioritas, ya, tentu Golkar sebagai pemenang pemilu nomor dua, Pak Airlangga prioritas, ya, pantas layak pemenang pemilu nomor 2 untuk jadi capres," katanya.

Setelah Airlangga, Zulhas menuturkan dirinya dan Mardiono juga menjadi figur yang diutamakan untuk diusung. Namun dia tak menutup pintu bagi figur-figur yang nantinya bakal diusulkan oleh parpol baru calon anggota KIB.

"Berikutnya, tentu Ketua Umum PAN, berikutnya Plt Ketua Umum PPP. Jadi diutamakan dari internal KIB. Tentu nanti ada juga yang bergabung kita harapkan, mungkin nanti punya kandidat juga," kata Zulhas.


"Tentu ada juga yang teman-teman dari luar yang sudah beredar nama-nama, tentu itu akan menjadi pertimbangan bagi kita. Tapi prioritas tentu kedua partai," lanjutnya.

(fca/azh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT