Relawan 'Veteran' Jokowi Beberkan Pentolan yang Tak Ikut Acara di GBK

ADVERTISEMENT

Relawan 'Veteran' Jokowi Beberkan Pentolan yang Tak Ikut Acara di GBK

Ilham Oktafian - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 17:44 WIB
Musra relawan Jokowi di Banten. Dewan Pengarah Musra Banten Andi Gani menyebut Ganjar Pranowo jadi capres teratas.
Andi Gani. (Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Jakarta -

Dewan Pengarah Musra Indonesia, Andi Gani, buka suara terkait polemik absennya relawan 'veteran' Joko Widodo (Jokowi) saat acara Gerakan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK). Andi menyebut ia dan beberapa relawan veteran lain sedang berada di Cianjur.

"Banyak pertanyaan yang menjadi topik selama 4 hari terakhir tentang ketidakhadiran saya di GBK dan beberapa TV live menanyakan hal itu juga," kata Andi pada wartawan pada Rabu (30/11/202).

"Kami pastikan kami mendukung dan mendoakan acara tersebut sukses. Suatu hak kebetulan ada hal yaitu mengurus 2 anggota saya meninggal karena gempa Cianjur. Itu anggota saya meninggal karena tertimpa reruntuhan di Cianjur," jelasnya.

Andi menyebut jika relawan 'veteran' yang tak hadir di GBK tak banyak. Salah satu yang tak hadir Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

"Kalau anggapan orang kan saya dan Budi Arie Setiadi karena dianggap nyawanya tapi menurut pers temen-temen itu saya dan Budi Arie, kenapa kok agak lucu ketidakhadiran kami berdua sangat membuat timpang, ini ada masalah apa?," aku dia.

Andi mengaku diundang dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK. Namun, ia mengaku ingin fokus ke Musra atau Musyawarah Rakyat relawan Jokowi.

"Memang saya diminta dari awal tapi kami memang tetap mau berkonsentrasi di Musyawarah Rakyat Indonesia," kata dia.

Andi kemudian membeberkan pentolan relawan 'veteran' Jokowi yang tak ikut acara di GBK. Dia juga menegaskan jika anggota Musra mayoritas datang ke GBK. Ia pun menampik polemik perpecahan di antara para relawan.

"80 persen anggota Musra semua ke GBK. Saya, Mas Pitono tidak, Pak Budi Arie tidak, Pak Yayok tidak, tapi Pak Mudokhir hadir jadi sekitar 80 persen anggota Musra ke sana," aku dia.

"Kami tidak ingin menghalangi, yang Musra jangan ikut ya ke GBK, nggak boleh. Jangan ada perpecahan, perbedaan pandangan itu biasa tapi jangan menimbulkan perpisahan. Saya malah mengimbau bantu GBK, nggak boleh biarkan Pak Jokowi sendirian tapi tetap saja teman-teman parpol, politisi bertanya loh kok Budi Arie sama Andi Ghani ora ono, pasti ada sesuatu nih. Yang veteran itulah kita dianggap, karena kan kita sejak dari zaman Wali Kota Solo dukung," jelasnya.

(rfs/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT