Ketum Projo: Rambut Putih Simbol Ketuaan, Tidak Terlalu Positif

ADVERTISEMENT

Ketum Projo: Rambut Putih Simbol Ketuaan, Tidak Terlalu Positif

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 18:34 WIB
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi di kawasan Borobudur, Magelang, Jumat (20/5/2022).
Foto: Ketum Projo Budi Arie Setiadi (Eko Susanto/detikJateng).
Jakarta -

Ketua Umum Relawan Pro Jokowi atau Projo Budi Arie Setiadi menanggapi kode pemimpin rambut putih yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Budi Arie menyebut narasi pemimpin berambut putih harus dikelola dengan hati-hati.

"Saya nggak mau berspekulasilah karena kisi-kisi rambut putih itu kalau kita nggak manage dengan hati-hati nanti bisa dianggap sebagai simbol ketuaan. Padahal pemilih kita kan muda, 52 persen. Itu pemilih muda kita, pemilih di bawah 40 tahun, itu 52 persen," kata Budi Arie dalam YouTube Total Politik yang ditayangkan detikcom, Selasa (29/11/2022).

Budi Arie menyebut rambut putih akrab dengan simbol tua. Menurutnya, hal ini tidak terlalu positif jika dijadikan bahan kampanye.

"Dan kita tahu rambut putih itu kan simbol ketuaan. Jadi bukan hal yang terlalu positif, menurut saya, untuk sebagai bahan kampanye," kata dia.

"Karena rambut putih itu identik dengan tua, sementara pemilih kita muda. Iya dong (Keriput juga tidak positif)," imbuh Budi Arie.

Budi Arie mengaku tidak tahu maksud Presiden Jokowi memberikan kode pemimpin kerutan dan berambut putih. Menurut Budi Arie, pemimpin yang memang berumur tua pun ingin terlihat selalu muda.

Budi Arie mengambil contoh Presiden AS Joe Biden yang berusia kepala delapan. Menurutnya, Joe Biden tetap ingin tampil energik.

"Semua pemimpin di dunia sudah tua pun mau merasa muda, yang ditampilin kemudaannya karena muda itu energik. Seperti Joe Biden, dia harus kelihatan fresh, kelihatan muda, kelihatan seger. Pemimpin kan juga harus jadi harapan rakyat, 'Oh ini masih muda, masih segar, masih berenergi'. Gitu, lo," ujarnya.

Wamendes PDTT ini kemudian menanggapi fenomena pemimpin yang sudah tua seperti Joe Biden dan juga Donald Trump yang berencana maju kembali di Pilpres AS, termasuk Anwar Ibrahim yang baru saja menjabat Perdana Menteri Malaysia. Dia mengaku terpilihnya pemimpin yang berusia tua kembali kepada masyarakat.

"Namanya demokrasi. Itu kan tergantung rakyat memilihnya. Kalau rakyat mau berkehendak yang tua, ya apa boleh buat," ujar Budi.

Simak Video 'Jokowi Pastikan Prabowo Punya Kerutan di Wajah-Rambut Putih':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT