Simulasi Charta Politika: Angka Ganjar-Prabowo Sangat Tinggi

ADVERTISEMENT

Simulasi Charta Politika: Angka Ganjar-Prabowo Sangat Tinggi

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 15:14 WIB
Jakarta -

Lembaga survei Charta Politika Indonesia juga merilis hasil survei head to head capres dan cawapres di 2024. Charta Politika melakukan simulasi agak berbeda dengan memasangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Survei tersebut dilaksanakan pada 4 November sampai 12 November 2022 dengan melibatkan 1.220 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka atau face to face interview dengan responden yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah memenuhi syarat memilih.

Metode survei dilakukan dengan multistage random sampling. Adapun margin of error survei sebesar +/- 2,83%.

Dalam simulasi itu para responden ditanyakan, 'Seandainya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan hari ini, pasangan manakah yang akan bapak/ibu/saudara pilih?'. Hasilnya bervariasi, namun Charta Politik menilai ada potensi Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto akan menang satu putaran jika dipasangkan.

Berikut ini simulasi 3 pasangan capres-cawapres 2024:

Simulasi 1

Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto 43,4%
Anies Baswedan-AHY 33,7%
Puan Maharani-Andika Perkasa 3,9%
TT/TJ 18,9%

Simulasi 2

Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 34,3%
Anies Baswedan-AHY 29,1%
Prabowo Subianto-Cak Imin 25,9%
TT/TJ 10,7%

Simulasi 3

Ganjar Pranowo-Andika Perkasa 34,9%
Anies Basweda-RK 28%
Prabowo Subianto-Khofifah I Parawansa 24,9%
TT/TJ 12,2%

Simulasi 4

Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno 36,8%
Anies Baswedan-Andika Perkasa 25,7%
Prabowo Subianto-RK 25,6%
TT/TJ 12%

Simulasi 5

Ganjar Pranowo-RK 37,8%
Anies Baswedan-Aher 25,5%
Prabowo Subianto-Cak Imin 25%
TT/TJ 11,7%

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyebut simulasi Ganjar dan Prabowo agak berbeda. Meski agak berbeda, hasil elektabilitas duet Ganjar dan Prabowo sangat tinggi dan berpotensi menang 1 putaran.

"Kita simulasikan juga agak berbeda, bagaimana kalau Ganjar Pranowo dipasangkan dengan Prabowo Subianto? Ternyata didapatkan angka yang sangat tinggi," ucap Yunarto saat pemaparan survei, Selasa (29/11/2022).

Dia mengatakan angka yang dihasilkan dari simulasi paslon Ganjar dan Prabowo ini cenderung sangat tinggi. Bahkan, kata dia, jika responden yang belum menjawab didistribusikan suaranya secara merata, maka Ganjar dan Prabowo akan menang Pilpres 2024 dalam satu putaran.

"Jadi bahkan mencapai angka 43,4% apabila melawan Anies Baswedan dan AHY di angka 33,7%, dan apabila ada pasangan ketiga misal dari PDIP Puan dan Andika Perkasa dengan 3,9% dan masih ada tidak tahu dan tidak jawab 18,9%. Artinya kalau kita distribusi normal, angka ini menjadi sebuah angka 100% seperti dalam pemilu hari h, ada potensi pasangan Ganjar dan Prabowo bisa memenangkan satu putaran," ucapnya.

"Karena ada nama Ganjar, Anies, dan Prabowo, 3 sosok terkuat dalam lembaga survei manapun ketika lakukan rilis. Ketika dua di antaranya bergabung maka memang logika di atas kertas, secara statistik, masih akan menjadi pasangan yang sangat kuat dan berpotensi malah untuk kemudian menangkan satu putaran," lanjut dia.

(maa/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT